Mantan Gelandang Bhayangkara FC, Matias Mier, Kini Merumput di Liga El Salvador

- Kamis, 05 Februari 2026 | 16:15 WIB
Mantan Gelandang Bhayangkara FC, Matias Mier, Kini Merumput di Liga El Salvador

MURIANETWORK.COM - Matias Mier, gelandang serang asal Uruguay yang pernah bersinar di Bhayangkara FC, ternyata memiliki catatan menarik dalam perjalanan kariernya. Pada 2011 silam, bakatnya sempat menarik perhatian pelatih top Diego Simeone, jauh sebelum namanya dikenal di Liga Indonesia. Kini, di usia 34 tahun, perjalanan karier pemain yang pernah menjadi incaran pelatih Atletico Madrid itu kembali mengalami babak baru di El Salvador.

Bakat Muda yang Menarik Perhatian Simeone

Sebelum menjadi fenomena di kancah sepak bola Indonesia, kualitas Matias Mier sudah terendus oleh pelatih berkaliber dunia. Saat itu, tahun 2011, Mier masih membela klub Uruguay, Penarol, dan menunjukkan potensi yang menjanjikan. Performanya yang cemerlang itu tidak luput dari pengamatan seorang Diego Simeone, yang kala itu masih menukangi Racing Club di Argentina.

Melihat bakat mentah tersebut, Simeone pun tertarik untuk memboyongnya. Namun, sejarah berkata lain. Alih-alih bergabung dengan tim asuhan Simeone, Mier memilih untuk merantau ke Chile dengan membela Universidad Catolica. Keputusan itu membawanya berpetualang di berbagai liga elite Amerika Selatan, termasuk di Kolombia bersama Independiente Santa Fe, sebelum akhirnya mendarat dan mencuri perhatian di Bhayangkara FC.

Perjalanan Karier dan Keputusan Kembali ke Uruguay

Setelah masa jayanya di Indonesia bersama Bhayangkara FC dan sempat membela Barito Putera, Mier memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya pada Juli 2025. Ia bergabung dengan River Plate (Uruguay), membawa harapan baru di akhir kariernya.

Sayangnya, kepulangan sang gelandang justru diwarnai kenyataan pahit. River Plate harus terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Uruguay di akhir musim 2025 berdasarkan sistem poin dua musim. Ini menjadi kali ketiga secara beruntun dalam tiga musim terakhir Mier mengalami nasib yang sama dengan klub yang dibelanya.

Babak Baru di El Salvador

Menghadapi situasi tersebut, Mier pun mengambil langkah baru. Pada Januari 2026, di usianya yang ke-34, ia memutuskan untuk meninggalkan River Plate dan mencoba peruntungan di luar Amerika Selatan.

Pemain yang pernah menjadi rekan setim Darwin Nunez ini akhirnya melanjutkan petualangan sepak bolanya dengan bergabung ke klub Zacatecoluca yang berlaga di kasta tertinggi Liga El Salvador. Keputusan ini menandai babak baru dalam perjalanan panjang karier seorang Matias Mier, dari incaran pelatih elite Eropa hingga menjadi pengembara sepak bola di berbagai benua.

Komentar