Sudah lebih dari 382 ribu tiket kereta api reguler untuk mudik Lebaran 2026 yang ludes terjual. Angka itu dicatat PT KAI per 3 Februari, hanya untuk periode keberangkatan arus mudik 11 hingga 20 Maret mendatang. Dan jumlah ini dipastikan masih akan terus merangkak naik.
Menurut Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, pembelian tiket untuk tanggal-tanggal selanjutnya masih terus dibuka sesuai jadwal. Ia melihat angka penjualan awal yang cukup tinggi ini sebagai sinyal kuat.
"Capaian penjualan tiket tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api reguler sebagai moda utama perjalanan mudik Lebaran,"
ujarnya dalam rilis resmi, Selasa (3/2/2026).
Kalau dirinci, tanggal-tanggal yang paling diburu ternyata adalah H-2 dan H-3 Lebaran. Untuk keberangkatan tanggal 19 Maret (H-2), misalnya, sudah 56.250 tiket yang berpindah tangan. Sehari sebelumnya, 18 Maret (H-3), menyusul dengan 54.387 tiket. Sementara untuk H-1 atau 20 Maret, penjualannya mencapai 39.380 tiket.
Skema penjualan bertahap ala H-45 ini rupanya jadi pola yang tetap dipertahankan. Anne menegaskan, hingga saat ini KAI baru membuka pemesanan untuk sejumlah tanggal di arus mudik, termasuk tiga hari puncak itu. Pola bertahap ini, katanya, punya maksud tertentu: memberi kesempatan masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih matang sekaligus mengatur arus penumpang agar lebih seimbang.
"Perencanaan sejak dini menjadi kunci perjalanan mudik yang lebih nyaman,"
tambah Anne.
Artikel Terkait
Slowakia Tawarkan Paket Lengkap untuk PLTN Pertama Indonesia
Perminas Resmi Diresmikan, Fokus Garap Tanah Jarang yang Terpendam
Jelajah Hainan: Liburan Tanpa Visa Mulai Rp 4,1 Juta
Garuda Futsal Siap Hadang Jepang di Indonesia Arena