Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali kini memperketat pengawasannya. Tujuannya jelas: mencegah masuknya Virus Nipah ke wilayah Indonesia melalui pintu kedatangan internasional. Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan dini, meski belum ada laporan kasus pada manusia di dalam negeri.
Di area kedatangan, terlihat beberapa unit thermal scanner beroperasi. Dua unit dipasang di jalur internasional, satu lagi untuk penumpang domestik. Tak ketinggalan, satu unit juga disiapkan di terminal VIP. Alat ini jadi garda terdepan untuk mendeteksi penumpang dengan suhu tubuh tinggi, yang bisa jadi gejala awal.
Menurut sejumlah saksi, koordinasi dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Denpasar pun diperkuat. Jika ada penumpang yang terindikasi gejala, prosedurnya sudah jelas. Petugas karantina akan segera mengambil alih dan merujuk orang tersebut ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah di Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.
Komitmen untuk pengawasan ketat ini ditegaskan langsung oleh jajaran bandara.
Artikel Terkait
Anggaran 2025 untuk Lumbung Pangan 2024: Praktik Cepat Saji yang Mengundang Tanda Tanya
Modifikasi Cuaca DKI Diterjang Kritik: Boros Anggaran dan Diragukan Efektivitasnya
Direktur BEI Lempar Bola Panas ke Purbaya Usai IHSG Anjlok 7%
Habiburokhman Bantah Isu Ketidakloyalan Kapolri ke Presiden Prabowo