Gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung seri kedua tahun ini benar-benar menunjukkan perkembangan. Timo Scheunemann, selaku Pelatih Kepala MLSC, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya. Menurutnya, event sepak bola wanita usia dini di Kota Kembang itu bukan cuma ramai, tapi juga makin berkualitas.
Peningkatan kualitas itu, katanya, terlihat jelas dari lahirnya juara-juara baru. Di kategori U-10, misalnya, SDN 035 Soka berhasil meraih trofi pertamanya. Sementara itu, SDN 036 Ujungberung berjaya di kategori U-12. Prestasi mereka ini cukup mengejutkan.
“Bandung luar biasa. Kalau saya lihat, All-Stars-nya nanti termasuk salah satu yang punya kans untuk juara,”
Ucap Timo usai acara awarding di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Bandung, Minggu (1/2) lalu. Optimismenya tinggi melihat potensi yang ada.
Namun begitu, dia juga bersikap realistis. “Tapi saya harus lihat dulu besok. Kita kumpulkan pemain-pemain yang kita pilih, kita bandingkan. Oke, saat ini dia main dengan pemain-pemain yang kurang bagus misalnya. Nanti kalau sudah ketemu sama pemain yang lumayan, yang bagus, gimana (hasilnya). Ya itu besok kita pilih lagi gitu,”
lanjutnya. Proses seleksi untuk tim All-Stars masih panjang, dan performa di level yang lebih tinggi akan jadi penentu.
Di sisi lain, gelombang antusiasme peserta ternyata tak kalah menggembirakan. MLSC Bandung berhasil mempertahankan tren kenaikan peserta sejak 2023. Kali ini, ada 2.154 siswi dari 91 SD dan MI yang turun ke lapangan. Angka ini memecahkan rekor.
Artikel Terkait
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Bebas dari Virus Nipah
Mimpi Whoosh ke Surabaya Masih Hidup, Tapi Terhalang Utang
Delegasi AS Serbu Jakarta, Incar Pasar Agribisnis Indonesia
Tabungan Motion Bonus: Buka Rekening Langsung Dapat 50 Ribu, Berkesempatan Raih Hadiah 3 Miliar