JAKARTA – Kasus kanker di Indonesia masih tinggi. Yang lebih memprihatinkan, sebagian besar pasien baru menyadari penyakitnya setelah kondisi memasuki stadium lanjut. Fakta ini diungkap oleh Kementerian Kesehatan, menyambut peringatan Hari Kanker Sedunia setiap 4 Februari.
Menurut dr. Prihandriyo Sri Hijranti dari Direktorat PTM Kemenkes, temuan ini didapat dari program cek kesehatan gratis atau CKG. Dari pemeriksaan itu, terlihat ada empat jenis kanker yang paling banyak ditemukan dan jadi prioritas penanganan.
“Ada empat kanker prioritas yang tadi angkanya sudah tinggi sekali yaitu ada kanker leher rahim, kanker payudara, kemudian untuk yang pria biasanya kanker paru dan kolonektal,” jelas dr. Sri dalam Sarasehan World Cancer Day, Minggu (1/2/2026).
Ia juga menambahkan, pihaknya memantau faktor risiko terkait fibrosis hati yang berpotensi berkembang menjadi sirosis.
Nah, angka yang bikin kita semua perlu waspada: sekitar 70 persen pasien dari hasil CKG itu sudah mengidap kanker stadium lanjut. Makanya, Kemenkes sekarang fokus banget mengampanyekan deteksi dini. Tujuannya jelas, agar kanker bisa ditemukan dan ditangani lebih awal, sebelum semuanya terlambat.
“Kita sedang melakukan transformasi kesehatan dan dimulai dengan layanan primer. Kita dominasi untuk deteksi dini,” tegas dr. Sri.
Di sisi lain, tren serupa dilaporkan oleh RS Kanker Dharmais. Direktur Utamanya, dr. R. Soeko Werdi Nindito D., MARS, mengaku jumlah pasien di rumah sakitnya terus meningkat dalam enam tahun terakhir. Keterlambatan deteksi dini lagi-lagi jadi biang keladi, menyebabkan banyak pasien datang dalam kondisi yang sudah parah.
Artikel Terkait
Prabowo Geram: Sampah di Bali Dinilai Ancam Pariwisata Nasional
Rp 992 Triliun dari Tambang Ilegal, Satgas Buru Lokasi di Hutan
Gempa Dangkal M 4,1 Guncang Bener Meriah di Pagi Buta
Kolaborasi BRI dan BP Batam Pacu Investasi dan Daya Saing UMKM