Untuk memastikan aturan itu dipatuhi, DLH memasang pos pantau di dua titik masuk utama dari arah Jakarta Utara dan Timur. Petugas di sana memeriksa kondisi truk, mengecek bak tertutup, dan memastikan tidak ada kebocoran lindi.
Cuaca ekstrem belakangan ini, dengan hujan deras yang mengguyur Jakarta, rupanya jadi perhatian khusus. DLH mengaku melakukan penyesuaian teknis di lapangan sebagai langkah mitigasi. Prinsip kehati-hatian, kata mereka, dipegang teguh.
“Semua proses kami kawal ketat agar pengelolaan sampah berjalan aman, terkendali, dan tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat,” imbuhnya.
Pada akhirnya, penguatan teknologi dan pengendalian lingkungan ini disebut sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah yang modern. Asep berharap fasilitas seperti ini bisa mencegah Jakarta mengalami krisis sampah seperti yang terjadi di beberapa daerah lain.
Artikel Terkait
Insentif Impor Mobil Listrik Berakhir, Pemerintah Yakin Investasi Tak Lari
Banjir dan Abrasi Serentak Landa Dua Desa di Halmahera Timur
Deepal S07 Siap Meluncur, Unit Perdana Tiba Awal Februari 2026
Waspada Guyuran dan Angin Kencang, Jabodetabek Diguyur Hujan Sepanjang Hari