JAKARTA – Kabar soal Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ketenagakerjaan masih jadi perbincangan hangat. Banyak pekerja yang menunggu kepastian, apakah program bantuan tunai itu bakal cair lagi di tahun ini. Pertanyaan itu terus bergulir, terutama di media sosial, menimbulkan harapan sekaligus kecemasan.
Sebagai informasi, BSU sendiri adalah program bantuan pemerintah yang ditujukan buat pekerja formal yang terdampak kondisi ekonomi. Bantuan ini disalurkan langsung ke rekening penerima.
Nah, untuk penyalurannya, Kemnaker bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dana akan ditransfer via bank-bank Himbara, seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan Bank Syariah Indonesia. Besarannya? Rp 300.000 per bulan, yang diberikan untuk dua bulan sekaligus. Jadi totalnya Rp 600.000.
Tapi tentu saja, nggak semua orang bisa dapat. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, sesuai aturan dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025.
Pertama, penerima harus WNI dengan NIK yang valid. Kedua, harus tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori Pekerja Penerima Upah, paling lambat April 2025 meski ada juga sumber yang menyebut patokan Maret atau Juni, jadi sebaiknya ikuti info terbaru dari Kemnaker.
Kemudian, gaji bulanannya maksimal Rp 3,5 juta atau sesuai UMP setempat jika angkanya lebih rendah dari itu. Pekerja yang statusnya ASN, TNI, atau Polri tidak termasuk. Mereka juga tidak boleh sedang menerima bantuan sosial lain seperti PKH atau Kartu Prakerja di periode yang sama.
Syarat lainnya, pekerjaan harus di sektor formal dengan perjanjian kerja, dan punya rekening aktif di bank penyalur. Data pribadi di BPJS juga harus lengkap dan terverifikasi. Jangan sampai statusnya nonaktif atau putus hubungan kerja saat verifikasi berlangsung. Oh ya, data gaji di slip gaji perusahaan harus sama persis dengan yang tercatat di BPJS.
Artikel Terkait
Meikarta Bergerak: Proyek Rusun Rp39 Triliun Diharapkan Pacu Ekonomi dan Tekan Backlog
Gaza Berduka: 37 Nyawa Melayang dalam Serangan Udara yang Mengguncang
Prabowo Gebrak Himbara, Direksi Bank BUMN Bakal Diganti Total
Motif Cinta Buta, Bocah Bekasi Jadi Alat Paksaan untuk Rujuk