Perang Rusia-Ukraina: Korban Gabungan Tembus 1,8 Juta Jiwa, Terburuk Sejak PD II

- Jumat, 30 Januari 2026 | 06:20 WIB
Perang Rusia-Ukraina: Korban Gabungan Tembus 1,8 Juta Jiwa, Terburuk Sejak PD II

Kalau digabungkan, angka korban gabungan Rusia dan Ukraina mungkin sudah menyentuh 1,8 juta. Bahkan, CSIS memprediksi total itu bisa mencapai 2 juta jiwa pada musim semi 2026 nanti. Sungguh sebuah angka yang suram.

Namun begitu, ada perbedaan mencolok dalam angka-angka yang beredar. Presiden Volodymyr Zelensky, misalnya, pada Februari 2025 lalu menyebut militernya kehilangan hampir 46.000 tentara, dengan puluhan ribu lainnya hilang atau ditawan. Banyak pengamat yang menilai angka resmi dari Kyiv itu terlalu rendah, jauh dari estimasi analis independen.

Sementara dari pihak Rusia, Mediazona mitra BBC di sana mengumpulkan data dari pengumuman-pengumuman resmi. Mereka mencatat lebih dari 163.000 tentara Rusia tewas dalam empat tahun perang. Tapi Mediazona sendiri mengakui, angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi dari itu.

Perang ini, tentu saja, bukan hanya urusan tentara. Warga sipil terus terjebak di tengah baku tembak. Yang memprihatinkan, tahun 2025 justru menjadi tahun yang kelam bagi rakyat Ukraina. Lembaga PBB mencatat, jumlah warga sipil yang tewas pada tahun lalu lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya kecuali tahun 2022, saat perang baru saja berkecamuk.


Halaman:

Komentar