Ia menekankan bahwa kolaborasi ini berjalan sehat dan saling menguatkan, tanpa beban APBN.
Dari segi fasilitas, Stasiun Jatake terbilang cukup lengkap. Bangunan tiga lantai seluas 3.198 meter persegi itu dilengkapi peron seluas 300 meter persegi. Area penunjangnya sudah terintegrasi dengan baik. Bagi para komuter, selang waktu kedatangan kereta yang hanya 5 hingga 10 menit jelas kabar gembira. Bayangkan, dalam sehari ada 192 perjalanan yang akan singgah di sini.
Dampaknya diharapkan jauh melampaui sekadar naik-turun penumpang. Di sisi lain, stasiun baru ini diharapkan menjadi katalis perekonomian lokal.
"Stasiun ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, memperlancar pergerakan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya," pungkas Menhub.
Nantinya, mobilitas warga yang lebih lancar diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di sekitar stasiun. Simpul transportasi di lintas itu kini bertambah satu, dan mungkin bukan yang terakhir.
Artikel Terkait
Pemudik Rela Begadang Demi Tiket Kereta, Stasiun Jakarta Dipadati 54 Ribu Penumpang
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi
Pemerintah Finalisasi Formasi dan Skema Rekrutmen ASN 2026
Pemerintah Kaji Formasi ASN 2026 dengan Mempertimbangkan Kemampuan Fiskal