Kekhawatiran tentang gelembung di sektor AI belakangan ini memang ramai diperbincangkan. Tapi Jensen Huang, sang CEO Nvidia, justru punya pandangan berbeda. Ia sama sekali tak khawatir dengan isu bubble tersebut.
"Banyak yang bilang ini bubble AI. Tapi dari tempat kami berdiri, yang kami lihat justru sesuatu yang sangat lain," ujarnya dengan nada tenang saat memaparkan laporan kinerja kuartalan perusahaan. Pernyataan itu disampaikan Kamis (20/11/2025) seperti dilansir Business Insider.
Nvidia memang sedang di atas angin. Perusahaan chip ini menjadi pionir pertama di dunia yang berhasil mencatatkan kapitalisasi pasar fantastis: USD5 triliun. Mereka jelas jadi pihak yang paling diuntungkan dari tren AI yang meledak-ledak.
Menurut Huang, ada tiga faktor utama yang mendongkrak performa Nvidia. Pertama, pergeseran permintaan dari chip tradisional menuju GPU. Lalu, ada gelombang popularitas AI generatif yang tak terbendung. Dan yang terakhir, perkembangan pesat di bidang AI agentik dan robotika.
Angka-angka yang mereka laporkan pun benar-benar mencengangkan. Pendapatan triwulanan Nvidia di kuartal III-2025 mencapai rekor USD57 miliar! Itu artinya naik 62 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Dan rupanya, ini belum puncaknya. Perusahaan memproyeksikan pertumbuhan yang bahkan lebih besar lagi di kuartal berikutnya. Mereka memperkirakan pendapatan bisa menyentuh USD65 miliar pada kuartal IV-2025.
Reaksi pasar? Cukup positif. Saham Nvidia langsung meroket sekitar lima persen dalam perdagangan setelah jam kerja. Yang menarik, kinerja gemilang Nvidia ini seolah memberi energi positif bagi sektor chip secara keseluruhan.
Broadcom dan TSMC, misalnya, masing-masing catat kenaikan lebih dari tujuh persen. AMD tak ketinggalan dengan lonjakan lebih dari enam persen. Sementara Oracle ikut merasakan imbasnya dengan kenaikan lebih dari lima persen. Semua ikut menari mengikuti irama optimisme yang dibawa Nvidia.
Artikel Terkait
Iran Buka Akses Penuh Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata Lebanon Berlangsung
Kedatangan Patrick Kluivert ke Jakarta Banjir Sambutan, Latihan Barcelona Legends Terganggu
Kemenkes Luncurkan Sistem Pelabelan Nutri-Level untuk Kendalikan Gula, Garam, dan Lemak
Unpad Nonaktifkan Guru Besar Diduga Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Pertukaran