Suasana Jumat siang di Masjid Agung Solo terasa berbeda dari biasanya. Dua sosok yang sama-sama mengklaim sebagai Susuhunan Pakubuwono XIV hadir dalam waktu berdekatan untuk menunaikan salat Jumat. Hangabehi dan Purboyo, keduanya, hadir di tengah riuh rendah polemik dualisme takhta Keraton Kasunanan Surakarta.
Hangabehi datang lebih dulu. Dengan berjalan kaki dari keraton yang jaraknya sekitar 800 meter, ia memasuki masjid dengan tenang. Pilihannya jatuh pada saf bagian kiri paling depan, tak jauh dari mimbar.
Tak lama berselang, sekitar pukul 11.05 WIB, Purboyo tiba. Ia menggunakan mobil Mitsubishi Pajero putih, dikelilingi kerabat dan abdi dalem. Berbeda dengan Hangabehi, Purboyo memilih salat di area belakang imam.
Yang menarik, meski berada dalam satu ruang ibadah yang sama, keduanya sama sekali tak berinteraksi. Mereka salat dengan khusyuk, larut dalam jamaah lain yang memadati masjid bersejarah itu.
Artikel Terkait
Sutoyo Abadi: Presiden Terkurung, Staf Strategis Didesak Mundur
Ridwan Kamil dan Atalia Resmi Berpisah Setelah 29 Tahun
Pencarian Syafiq Ridhan di Gunung Slamet: Tongkat dan Doa Seorang Ayah di Hutan Belantara
Royman dan Alarm Demokrasi: Saat Watchdog Dihantam di Morowali