Merek mobil listrik asal China, Lepas, punya target yang gak main-main: mereka ingin menjual satu juta unit kendaraan per tahun secara global pada 2030. Target sebesar itu jelas ambisius, tapi mereka yakin bisa mencapainya.
Indonesia, ternyata, punya peran penting dalam peta ekspansi mereka. Kenapa? Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di sini dinilai sudah mulai matang dan menjanjikan. Makanya, negeri ini dipandang sebagai pasar strategis untuk jangka panjang.
Deputy Country Director Lepas Indonesia, Ricky He, mencoba menjelaskan ambisi itu. Baginya, angka satu juta unit itu bukan sekadar soal kuantitas penjualan semata.
"Ini lebih daripada angka," ujar Ricky di Jakarta Utara belum lama ini.
"Mulai dengan visi untuk masa depan. Visi kami di 2030 menargetkan angka 1 juta unit per tahun untuk jangka panjang. Ini mencerminkan arah dan fondasi kita dalam membangun sistem global yang berkelanjutan," tegasnya.
Artikel Terkait
Telkom dan Kemenkominfo Siagakan 13.200 Petugas Jaga Koneksi Ramadan-Lebaran
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat di Terminal Pulo Gebang
Ketegangan di Selat Hormuz Ancam 27% Perekonomian Global, APBN Indonesia Terbebani
BMKG Prediksi Cuaca Bersahabat untuk Mudik Lebaran 2026 di Selat Sunda