Nah, untuk mewujudkannya, rencana konkret sudah disiapkan. Dalam tiga tahun ke depan, Lepas berencana meluncurkan 12 model baru. Model-model ini akan mengisi berbagai segmen, tentu saja dengan mata tertuju juga pada selera konsumen Indonesia.
Di sisi lain, komitmen mereka tak cuma di produk baru. Layanan purnajual juga akan diperkuat. Perusahaan ini menargetkan pembangunan sekitar 40 jaringan diler yang tersebar di berbagai wilayah. Setiap diler nantinya bakal dilengkapi fasilitas penjualan, bengkel servis, dan tentu saja, ketersediaan suku cadang yang memadai.
Untuk saat ini, fokus di pasar domestik ada pada pengenalan model secara bertahap. Perdana, mereka menghadirkan Lepas L8, sebuah SUV listrik premium yang jadi wajah dari desain dan teknologi terbaru mereka.
SUV ini mengusung desain yang elegan dan fitur teknologi mutakhir. Konsepnya jelas: menjawab kebutuhan mobilitas urban dengan mengedepankan kenyamanan dan efisiensi. Pertama kali diperkenalkan di GIIAS 2025, mobil ini sudah bisa dipesan sejak dini. Soal harga resminya? Masih harus ditunggu pengumumannya di ajang IIMS 2026 mendatang.
Jadi, langkah Lepas terlihat jelas. Mereka tak cuma datang untuk jualan, tapi juga membangun ekosistem. Target satu juta unit itu memang besar, tapi itulah fondasi yang mereka coba bangun dari sekarang.
Artikel Terkait
ATSI Buka Suara: Data Wajah Pelanggan Tak Disimpan Operator
Pendapatan Tambang Melonjak, Asosiasi Desak Jaga Iklim Investasi
Menag Tetapkan Batas Akhir: Obat Wajib Bersertifikat Halal Oktober 2026
Kempi Deli dan CHUCHAT Rangkai Sandwich dan Teh Spesial Sambut Imlek