Sabtu pagi (14/3/2026) di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, suasana sudah ramai bukan main. Ratusan truk logistik berjajar rapat, memenuhi area buffer zone yang disiapkan khusus. Mereka semua menunggu satu hal: giliran naik kapal penyeberangan menuju Sumatera, memanfaatkan momen arus mudik Lebaran tahun ini.
Antreannya sendiri terbilang panjang. Dari kawasan pelabuhan, barisan kendaraan berat itu merambat hingga ke Jalan Lingkar Selatan. Tak cuma truk, sejumlah pengendara motor juga mulai terlihat berdatangan. Petugas pelabuhan pun sigap mengarahkan mereka ke kantong parkir yang telah disediakan.
Untuk menampung lonjakan kendaraan seperti ini, Pelindo memang sudah bersiap. Mereka menyiapkan lahan parkir seluas kira-kira 6 hektare. Fungsinya jelas, sebagai zona penyangga agar kendaraan yang antre tak langsung membludak di dermaga.
Didik, salah seorang sopir truk, mengaku sudah berada di lokasi sejak gelap. "Saya sudah antre dari jam 4 pagi untuk menunggu kapal berangkat," ujarnya.
Rupanya, kesabaran seperti itu hal yang wajar. Menurut informasi, ada tiga dermaga di Ciwandan yang melayani penyeberangan ke Sumatera. Armadanya sendiri sekitar 12 kapal, yang disiagakan khusus untuk mengangkut truk logistik dan kendaraan pribadi para pemudik.
Namun begitu, ini baru permulaan. Kepadatan diperkirakan bakal makin menjadi-jadi mendekati puncak arus mudik, yang diprediksi terjadi pada 18 dan 19 Maret nanti. Situasi di pelabuhan dipastikan akan lebih padat dan hiruk-pikuk.
Artikel Terkait
KSPSI Pastikan Biaya May Day di Monas Tidak Gunakan APBN Sepeser Pun
Bosch Targetkan Pertumbuhan Penjualan 2-5 Persen pada 2026, Genjot Inovasi dan Ekspansi Pasar Global
Influencer China Bai Bing Didenda Rp47,98 Miliar Akibat Kurang Bayar Pajak
Uni Eropa Dakwa Meta Gagal Lindungi Anak di Bawah 13 Tahun dari Akses Facebook dan Instagram