Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, bersikap tegas. Menurutnya, ini adalah agenda mediasi terakhir.
"Kalau pihak Denada tetap tak tunjukkan itikad baik, sidang akan lanjut ke pemeriksaan pokok perkara," ujar Ronald.
Ia bahkan mengancam akan membongkar 'aib' ke publik jika mediasi benar-benar buntu. Tegang, kan?
Dhena Devanka Bantah Keras Tuduhan Jadi "Orang Ketiga"
Dhena Devanka, mantan istri Jonathan Frizzy, kembali jadi sasaran isu miring. Kali ini, ia dituding sebagai orang ketiga yang merusak rumah tangga Dinna Olivia dan Anton Wibowo. Dhena langsung geram dan membantah keras lewat Instagram Stories-nya.
Dia mengaku sama sekali tidak kenal, apalagi punya hubungan, dengan Dinna maupun suaminya. Dhena yakin ini adalah fitnah yang disebar pihak tak bertanggung jawab untuk menjatuhkan namanya.
"Saya cuma ingin hidup tenang bersama anak-anak," katanya. Ia berharap semua pihak lebih bijak dan berhati-hati dalam menyebar informasi.
Pemeriksaan Doktif Ditunda, Kondisi Kesehatan Drop
Kasus pencemaran nama baik yang menjerat Dokter Samira alias Doktif mengalami penundaan. Pasalnya, saat harus diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan, kondisinya payah. Doktif datang dengan tangan diinfus dan duduk di kursi roda.
Dia mengaku kelelahan dan stres berat. Kuasa hukumnya pun mengajukan permohonan penundaan karena kliennya benar-benar drop.
Menariknya, Doktif bilang stresnya bukan karena statusnya sebagai tersangka. Tapi lebih karena memikirkan nasib Dokter Richard Lee yang justru terancam hukuman lebih berat. Dia juga sempat menyindir pihak lain yang kabarnya mangkir dengan alasan sakit, tapi tanpa bukti fisik.
Pemeriksaan akhirnya ditunda sampai 6 Februari 2026. Setidaknya, ada waktu baginya untuk memulihkan diri sejenak dari hiruk-pikuk kasus yang melibatkan dua dokter ini.
Artikel Terkait
Dari Kios Pegunungan Alor, Kamaludin Lahiji Raih Gelar Juara Nasional BRILink
Siklon Luana Menjauh, Dampak Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Masih Mengancam
Prabowo Beri Koin Kenangan untuk Pengawal Swiss di Tengah Rapat Global
Ratusan Juta Ditemukan di Kantor Dinas, KPK Perketat Jerat Wali Kota Madiun