Sebelum namanya dikenal luas di layar kaca, Raden Rakha ternyata punya cerita lain. Kehidupan sebagai santri pernah dijalaninya, jauh sebelum dunia akting memanggil. Pengalaman itu ia dapatkan saat masih remaja, tepatnya di bangku SMP.
Dua tahun lamanya ia mondok. Itu terjadi waktu kelas 7 dan 8, di sebuah pesantren di Jepara. Setelah lulus, dan kebetulan situasi pandemi lagi melanda, Rakha memutuskan pindah ke Bogor. Di sana, ia melanjutkan pendidikan di sebuah boarding school.
Cerita ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Brownies, Kamis lalu.
Meski hidup dengan aturan yang ketat, Rakha justru mengenang masa-masa itu dengan senyum. Banyak kenangan seru yang ia bawa hingga sekarang. Baginya, pesantren adalah tempat yang memberinya pelajaran hidup yang tak ternilai.
Artikel Terkait
Kemenag Usulkan 8 Sekolah Tinggi Jadi Institut, 13 Institut Jadi Universitas
Kemenag Siapkan Pendidikan Agama Dukung Aturan Tunda Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kapolri Akan Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah Kampar
Kemenag Kepri Siapkan 62 Masjid sebagai Rest Area Pemudik Lebaran 2026