Angkutan Laut Nataru 2025/2026: Penumpang PELNI Turun Tipis, OTP Tetap Bertahan di 98%

- Jumat, 23 Januari 2026 | 15:50 WIB
Angkutan Laut Nataru 2025/2026: Penumpang PELNI Turun Tipis, OTP Tetap Bertahan di 98%

“Sebaran ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PELNI yang merata di berbagai wilayah. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat konektivitas maritim dari barat hingga timur Nusantara,” tambahnya.

Nah, soal keselamatan, PELNI menegaskan itu jadi prioritas utama. Semua kapal menjalani inspeksi rutin yang ketat. Awak kapal juga dapat pelatihan berkala sesuai standar, baik nasional maupun internasional. Tujuannya jelas: memastikan setiap pelayaran aman, nyaman, dan tetap terjangkau buat masyarakat.

Kalau kita lihat data kepadatan pelabuhan, ada beberapa nama yang selalu muncul. Untuk arus mudik, pelabuhan keberangkatan terpadat adalah Batam (17.749 penumpang), disusul Makassar (16.696), dan Ambon (16.395).

Saat arus balik, Belawan jadi yang terpadat dengan 16.911 penumpang. Ambon dan Makassar mengikuti di belakangnya dengan angka masing-masing 16.876 dan 15.680 penumpang.

Di sisi kedatangan, saat mudik, Ambon menerima 19.621 penumpang. Makassar dan Belawan berada di posisi kedua dan ketiga. Saat balik, Batam menjadi tujuan terpadat dengan 17.095 penumpang, lalu Makassar, dan kemudian Ambon.

Data-data itu sekaligus menggambarkan dinamika pergerakan masyarakat Indonesia di penghujung tahun, menggunakan layanan laut. PELNI, dengan segala tantangannya, tetap menjadi salah satu urat nadi transportasi yang penting.


Halaman:

Komentar