"Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak," ujar Alex menggambarkan momen itu.
Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat segera dihubungi. Hasil pemeriksaan awal di TKP, jasad AR tak menunjukkan tanda-tanda kekerasan sama sekali. Petugas justru menemukan petunjuk lain: beberapa botol obat berserakan di dalam mobil. Salah satunya adalah obat untuk penderita asma.
Fakta ini mengarah pada satu dugaan sementara. "Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet," tutur Alex.
Untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya, jasad AR telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pemeriksaan medis yang lebih mendalam diharapkan bisa mengungkap apa yang sebenarnya merenggut nyawanya di tengah keramaian dan kesibukan jalanan Jakarta yang basah itu.
Artikel Terkait
Amukan Petani Bogor: Pagar Perumahan Dibongkar Usai Sawah Terendam Banjir
Prabowo di Davos: Saat Dunia Rapuh, Indonesia Jadi Titik Terang
Dubes Iran di Jakarta Tegaskan Jaminan Keamanan untuk WNI di Tengah Kerusuhan
Tips Memilih Jam Tangan yang Cocok untuk Segala Momen