"Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak," ujar Alex menggambarkan momen itu.
Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat segera dihubungi. Hasil pemeriksaan awal di TKP, jasad AR tak menunjukkan tanda-tanda kekerasan sama sekali. Petugas justru menemukan petunjuk lain: beberapa botol obat berserakan di dalam mobil. Salah satunya adalah obat untuk penderita asma.
Fakta ini mengarah pada satu dugaan sementara. "Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet," tutur Alex.
Untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya, jasad AR telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pemeriksaan medis yang lebih mendalam diharapkan bisa mengungkap apa yang sebenarnya merenggut nyawanya di tengah keramaian dan kesibukan jalanan Jakarta yang basah itu.
Artikel Terkait
Gus Ipul Dorong 5 Juta Penerima PKH Jatim Jadi Anggota Koperasi Desa
DPR Terima Tiga Surat Presiden Prabowo Soal RUU dan Kerja Sama Kanada
DPR Sahkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK 2026-2031
Prabowo Perketat Pengawasan BUMN dan Danantara dengan Utusan Khusus