Pertumbuhan kredit perbankan tahun depan diproyeksikan masih cukup kuat. Bank Indonesia memperkirakan angka itu akan berada di rentang 8 hingga 12 persen di tahun 2026. Ini sekaligus jadi sinyal optimisme dari otoritas moneter.
Proyeksi itu muncul setelah melihat capaian tahun ini. Sepanjang 2025, kredit perbankan tercatat tumbuh 9,69 persen year on year. Angka itu masuk dalam kisaran prediksi BI sebelumnya, yaitu 8-11 persen. Jadi, bisa dibilang targetnya tercapai.
Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan rinciannya. Ternyata, kredit investasi yang jadi penyumbang utama, melesat hingga 21,06 persen. Sementara itu, kredit modal kerja dan kredit konsumsi tumbuh lebih moderat, masing-masing di angka 4,52 persen dan 6,58 persen.
"Capaian tersebut sejalan dengan upaya BI untuk menurunkan suku bunga dan memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) serta realisasi program prioritas Pemerintah di tengah kondisi makro dan keuangan yang terjaga,"
Artikel Terkait
Warga Bekasi Diingatkan: Imsak Kabupaten 04.31 WIB, Kota 04.32 WIB
Krisis Energi Global Paksa Bangladesh Liburkan Seluruh Universitas
Kiper Ajax Maarten Paes Buka Suara soal Ledakan Emosi Usai Kekalahan dari Groningen
Motif Ekonomi Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Istri Siri di Depok