Kemenag Tegaskan Info Rekrutmen CPNS di Medsos Adalah Hoaks

- Rabu, 21 Januari 2026 | 18:50 WIB
Kemenag Tegaskan Info Rekrutmen CPNS di Medsos Adalah Hoaks

Hati-hati, ada kabar bohong lagi yang beredar. Kali ini menyasar mereka yang sedang menantikan lowongan CPNS dan PPPK di Kementerian Agama. Informasi yang muncul di berbagai platform, termasuk TikTok, itu mengklaim pendaftaran sudah dibuka. Tak cuma itu, konten tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran dan janji-janji manis tentang kemudahan seleksi.

Menanggapi hal ini, Kemenag langsung bersuara. Melalui Kepala Biro SDM, Wawan Djunaedi, mereka dengan tegas membantah.

"Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks," tegas Wawan dalam keterangan pers, Rabu (22/1/2026).

Menurutnya, semua proses rekrutmen ASN di lingkungan Kemenag punya jalur resmi. Selalu transparan dan diumumkan lewat kanal-kanal pemerintah yang sah. Tidak pernah ada pengumuman mendadak lewat jalur pribadi atau link yang tidak jelas.

"Kalau memang ada pembukaan, pasti kami umumkan lewat website Kemenag, akun media sosial resmi, dan kanal resmi lainnya. Titik," katanya menegaskan.

Nah, ini yang perlu dicermati. Wawan mengimbau masyarakat agar jangan mudah percaya. Terutama jika informasi itu meminta data pribadi, memungut biaya pendaftaran, atau memberikan jaminan kelulusan. Modusnya klasik, tapi masih sering menjebak.

"Kami minta masyarakat lebih waspada. Jangan sampai tertipu oleh oknum yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi," ujarnya.

Di sisi lain, Kemenag juga meminta peran aktif masyarakat. Lakukan pengecekan langsung ke sumber resmi sebelum mengambil tindakan apapun. Jangan terburu-buru.

Dan jika menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan instansi mereka, Wawan meminta untuk segera melaporkan. "Laporkan melalui akun resmi Kemenag agar bisa kami tindaklanjuti," tutupnya.

Komitmen untuk melindungi masyarakat dari disinformasi ditegaskan kembali. Kemenag ingin memastikan setiap layanan kepegawaian berjalan sesuai aturan, tanpa celah untuk penipuan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar