Di kantor Kementerian Keuangan, suasana pagi ini agak berbeda. Rionald Silaban, sang Dirjen Kekayaan Negara, baru saja mengangkat dua nama ke pucuk pimpinan LPEI. Sukatmo Padmosukarso resmi memegang dua jabatan sekaligus: Ketua Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif. Sementara itu, Doddy Rahadi dilantik sebagai Anggota Dewan Direktur.
Acara itu dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam sambutannya, ia tak sekadar memberi selamat. Purbaya justru menekankan soal transformasi. Menurutnya, lembaga pembiayaan ekspor ini harus berubah jadi motor penggerak yang lebih bersih, lebih efisien.
"Pelantikan pejabat baru di lingkungan LPEI ini harus digunakan sebagai momentum untuk membenahi LPEI dari hulu sampai ke hilir,"
tegas Purbaya, Kamis (8/1/2026).
Ia punya pesan khusus untuk jajaran baru itu. Mandat LPEI, katanya, perlu direposisi. Jangan cuma jadi pemberi pinjaman biasa. Lembaga ini harus berperan sebagai katalisator, pendorong transformasi ekspor Indonesia ke level yang lebih strategis.
"Dukungan LPEI harus strategis dan berdampak untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,"
tambahnya.
Nah, dengan kepemimpinan baru ini, arah kebijakan LPEI diharapkan bisa lebih fokus. Sasaran utamanya adalah sektor-sektor yang punya nilai tambah tinggi di dalam negeri. Beberapa yang disebut antara lain manufaktur, agroindustri, dan tak ketinggalan, ekonomi hijau yang sedang naik daun.
Di sisi lain, Purbaya juga menyoroti peluang besar lain: produk halal. Dari makanan hingga kosmetik, penetrasi produk halal Indonesia di pasar global perlu didorong dengan kebijakan yang efektif, bahkan kalau perlu, berani.
Namun begitu, semua rencana besar itu mustahil berdiri tanpa fondasi yang kokoh. Purbaya menekankan, keberlanjutan LPEI sangat bergantung pada kepercayaan publik. Tata kelola yang baik dan disiplin mengelola risiko adalah kuncinya. Harapannya, Sukatmo dan Doddy bisa menanamkan budaya baru yang lebih profesional di tubuh lembaga.
"Diharapkan kepemimpinan baru menghadirkan budaya integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme di seluruh lini organisasi sehingga LPEI mampu menjadi akselerator pertumbuhan ekspor yang inklusif dan berkelanjutan,"
pungkas Menteri Keuangan itu. Sekarang, tinggal menunggu langkah pertama mereka.
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Batavia: Tur Sejarah Jalan Kaki di Jakarta yang Hidupkan Kembali Kejayaan Sunda Kelapa
Wali Kota London Sadiq Khan Ungkap Pengalaman Spiritual Usai Jalani Ibadah Haji 2026
Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban 2026 Surplus 800 Ribu Ekor, Pasokan Capai 3,2 Juta
Juventus Gagal ke Liga Champions, CEO Konfirmasi Rencana Jual Massal Pemain