Serpihan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di Makassar akhirnya ditemukan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi hal itu Minggu lalu. Lokasinya ada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, persis di perbatasan dengan Pangkajene Kepulauan.
Dari Bandara Sultan Hasanuddin, titik itu berjarak sekitar 26 kilometer. Cukup dekat dengan posko Basarnas terdekat, yang tentu mempermudah proses evakuasi dan identifikasi.
Menurut Dudy, penemuan ini adalah langkah penting. "Penemuan serpihan ini merupakan bagian dari progres penting dalam proses pencarian, dan seluruh temuan saat ini sedang diverifikasi secara menyeluruh oleh otoritas berwenang," ujarnya dalam keterangan resmi.
Proses visualnya berlangsung cepat pagi itu. Pukul 07.46 WITA, tim pertama kali melihat serpihan yang mirip jendela pesawat. Hanya selang tiga menit kemudian, pada pukul 07.49, mereka menemukan potongan yang jauh lebih besar. Diduga kuat itu bagian badan dan ekor pesawat.
Di sisi lain, Menhub menegaskan fokus utama sekarang adalah keselamatan dan pencarian. Semua pihak terkait dikerahkan, bekerja tanpa henti untuk memperluas area pencarian. Setiap laporan, sekecil apapun, akan ditindaklanjuti dengan cepat.
Artikel Terkait
AS Tembak Torpedo ke Kapal Iran, Pertama Sejak Perang Dunia II
Menlu Sugiono Serukan Deeskalasi dan Tawarkan Indonesia Jadi Mediator Konflik AS-Israel-Iran
Menlu Sugiono Serahkan Surat Belasungkawa Prabowo untuk Iran, Bahas Eskalasi Timur Tengah
Pelni Proyeksikan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Tipis Jadi 641.025 Orang