Pelni Proyeksikan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Tipis Jadi 641.025 Orang

- Rabu, 04 Maret 2026 | 21:50 WIB
Pelni Proyeksikan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Tipis Jadi 641.025 Orang

PT Pelayaran Nasional Indonesia, atau yang lebih dikenal sebagai Pelni, memproyeksikan jumlah penumpang mudik Lebaran 2026 akan mencapai angka 641.025 orang. Angka ini, kalau dibandingin dengan realisasi tahun sebelumnya, ternyata turun tipis sekitar 1,43 persen.

Menurut Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, puncak arus mudik diperkirakan bakal terjadi pada 18 Maret 2026, atau tiga hari sebelum Lebaran. Nah, untuk arus baliknya, diprediksi memuncak sekitar tanggal 2 April nanti. Proyeksi ini tentu mempertimbangkan karakteristik perjalanan laut yang memang lebih lama ketimbang naik pesawat atau bus.

Lalu, apa penyebab penurunan ini? Tri Andayani menjelaskan, salah satu faktornya adalah berkurangnya izin dispensasi kapal dari Kementerian Perhubungan. Untuk tahun ini, dispensasi yang diberikan sebesar 145 persen. Padahal tahun lalu angkanya lebih tinggi, yaitu 152 persen.

"Jadi ini menurunkan proyeksi jumlah penumpang kami. Tapi seandainya dispensasi tahun ini 152 persen, pasti ada peningkatan sekitar 4 sampai 5 persen,"

ungkapnya dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Dari sisi titik berkumpulnya penumpang, lima pelabuhan keberangkatan terpadat diperkirakan ada di Makassar, Balikpapan, Batam, Ambon, dan Bau-Bau. Sementara kota tujuan yang paling ramai didatangi adalah Kumai, disusul Makassar, Surabaya, Balikpapan, dan Ambon.

Kalau lihat rutenya, yang paling sibuk masih didominasi oleh jalur Batam-Belawan dengan proyeksi 25.419 penumpang. Rute sebaliknya, Belawan-Batam, menyusul dengan 21.333 penumpang. Lalu ada Balikpapan-Surabaya (14.025 penumpang), Kumai-Semarang (13.301), dan Makassar-Surabaya (11.714).

Di sisi lain, kabar baik buat calon penumpang. Program diskon tiket kapal 30 persen akan kembali digelar untuk mudik Lebaran 2026. Pemerintah mengalokasikan subsidi sebesar Rp42,3 miliar untuk program ini, yang bisa dinikmati oleh 44.534 penumpang.

Diskon ini berlaku untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026. Syaratnya, tiketnya harus kelas ekonomi di semua trayek. Perlu diingat, potongan 30 persen itu hanya dari tarif dasarnya saja, jadi biaya asuransi dan pas masuk pelabuhan tidak termasuk.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni bakal mengerahkan 25 kapal penumpang reguler yang melayani 75 pelabuhan. Ditambah lagi, ada 30 kapal perintis yang siap melayani 228 pelabuhan kecil. Total tiket yang disiapkan mencapai 751.550 kursi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar