Upaya penanggulangan pun digenjot. Menurut Hendra, semua rumah pompa difungsikan maksimal. Mereka juga mengerahkan puluhan pompa mobile tepatnya 72 unit untuk mempercepat pengeringan.
Namun begitu, tantangannya tidak cuma dari langit. Ada faktor lain yang memperburuk keadaan: air laut yang naik.
Hendra menyebut informasi dari Dinas SDA bahwa rob turut berkontribusi pada tingginya genangan. "Permukaan air laut naik karena ada rob. Mudah-mudahan nanti cepat turun agar penanganan genangan bisa lebih cepat," harapnya.
Jadi, kombinasi mematikan: hujan lebat tak henti ditambah air laut yang merangkap. Warga pun kembali harus bersabar, menunggu air surut dan pompa-pompa bekerja menyelesaikan tugasnya.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya: Dana Bencana Sumatera Tak Dipotong, Tapi Habiskan yang Mengendap Dulu
Arus Balik Libur Panjang: 157 Ribu Kendaraan Sudah Masuk Jakarta, Puncaknya Masih Berlanjut
Menteri Purbaya Turun Langsung Pantau Perbaikan Coretax
45 RT dan 21 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam, Warga Mulai Mengungsi