Phnom Penh diguncang komitmen tegas dari pimpinannya. Dalam sebuah konferensi bisnis bertaraf regional, Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menyatakan target yang ambisius: memberantas total pusat-pusat penipuan daring di negaranya. Batas waktunya? April 2026.
Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan para pelaku usaha, tepatnya pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Bisnis Kamboja-ASEAN 2026. Ruang konferensi di ibu kota itu mendadak hening, menyimak tekad pemerintah yang tak main-main.
“Kami telah bekerja untuk menciptakan lingkungan operasi yang aman dan dapat diprediksi,” ujar Hun Manet, dengan nada meyakinkan.
Ia melanjutkan, langkah ini intinya untuk meminimalkan risiko hukum, sekaligus membangun kepercayaan investor. “Yang kami kejar adalah daya saing dan keberlanjutan bisnis jangka panjang,” tambahnya.
Artikel Terkait
Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Hari Ini
BGN Minta Kepala Daerah Turun Langsung Awasi Dapur dan Menu Makanan Bergizi Gratis
DPR Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Ancaman Penutupan Selat Hormuz
KPK Beberkan Kerugian Negara Rp24 Miliar dari Kasus Bupati Pekalongan