Menyongsong puncak arus mudik Lebaran 2026, jajaran Kepolisian khususnya Korps Lalu Lintas mulai bergerak cepat. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, baru-baru ini mengeluarkan perintah tegas. Dia meminta seluruh direktorat dan satuan lalu lintas di lapangan untuk segera duduk bersama dengan para pengusaha angkutan umum. Koordinasi intensif ini dinilai krusial.
Tujuannya jelas: memastikan keamanan dan keselamatan di jalan raya ketika jutaan orang pulang kampung dan kembali ke kota. Mobilitas bakal luar biasa tinggi, dan angkutan umum jadi andalan utama masyarakat. Nah, di sinilah peran pengusaha angkutan menjadi sangat vital.
“Koordinasi ini penting agar para pengusaha angkutan benar-benar mempersiapkan armadanya dalam kondisi laik jalan dan aman. Kendaraan harus dipastikan memenuhi standar keselamatan sebelum dioperasikan,” tegas Agus, Jumat (16/1/2026).
Jadi, fokusnya bukan cuma pada dokumen. Pemeriksaan fisik kendaraan harus betul-betul ketat. Mulai dari rem, lampu, hingga kondisi ban. Semua harus dicek ulang. Soalnya, satu kendaraan yang tidak layak bisa berpotensi menimbulkan malapetaka di tengah kepadatan arus mudik.
Di sisi lain, Agus juga menyoroti faktor manusia. Yaitu para pengemudi. Dia mengingatkan agar kedisiplinan jadi perhatian serius. Sopir angkutan umum harus patuh aturan, jaga kondisi tubuh, dan yang paling utama: mengutamakan keselamatan.
“Bagi para sopir, kami tekankan agar tidak ngebut, tidak ugal-ugalan, dan selalu mengutamakan keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya lagi.
Pesan itu terdengar sederhana, tapi implementasinya di jalan raya yang chaos kerap diabaikan. Korlantas sendiri berharap, langkah koordinatif ini bisa meminimalisir angka kecelakaan. Harapannya sih, perjalanan mudik dan balik nanti bisa berlangsung aman dan nyaman untuk semua.
Langkah ini sebenarnya bukan hal baru. Namun, di tahun 2026 ini, tekanannya lebih kuat. Ini juga sejalan dengan komitmen pimpinan Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang ingin menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan aman selama momen-momen besar nasional seperti Lebaran. Semua mata kini tertuju pada kesiapan di lapangan.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Berkas Perkara Ijazah Palsu Lima Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI
Iran Buka Akses Penuh Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata Lebanon Berlangsung
Kedatangan Patrick Kluivert ke Jakarta Banjir Sambutan, Latihan Barcelona Legends Terganggu
Kemenkes Luncurkan Sistem Pelabelan Nutri-Level untuk Kendalikan Gula, Garam, dan Lemak