Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, sebentar lagi hidup. Target operasionalnya sudah di depan mata, begitu kata Liu Xueliang, General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD Auto. Syarat-syarat administrasi dan regulasi yang diperlukan katanya sudah beres semua.
“Kami sudah memenuhi komitmen kami,” ujar Liu Xueliang.
“Pada akhir 2025, akhirnya kami telah mendapatkan sertifikasi untuk pabrik BYD Subang.”
Pernyataan itu dia sampaikan di Zhengzhou, China, Kamis lalu, dalam sebuah pertemuan dengan wartawan Indonesia. Dengan landasan hukum yang sudah kuat, sekarang fokusnya beralih ke persiapan teknis. Dan semangatnya satu: percepatan.
Liu mengaku perusahaan tak mau berlama-lama. “Kami sebenarnya sudah menjadwalkan itu dan ingin mempercepat semua prosesnya,” lanjutnya.
“Saya yakin setiap proses, akselerasi, pengetesan, dan persiapan akhir yang dilakukan, kami optimistis untuk melihat model pertama yang akan diproduksi.”
Optimisme itu punya dasar. Progres pembangunan dan kalibrasi fasilitas diklaim berjalan mulus, bahkan lebih cepat dari rencana. Targetnya pun jelas dan tegas: kuartal pertama tahun 2026.
Artikel Terkait
Kapolri Umumkan Operasi Ketupat 2026 Digelar 13-25 Maret, Libatkan 161 Ribu Personel
NTP Nasional Naik 1,50 Persen pada Februari 2026, Daya Beli Petani Membaik
DJP Catat Lebih dari 5,2 Juta Laporan SPT Tahunan 2025, Mayoritas via Digital
DEN Khawatir Konflik Iran-Israel Picu Lonjakan Harga BBM di Indonesia