Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, sebentar lagi hidup. Target operasionalnya sudah di depan mata, begitu kata Liu Xueliang, General Manager Asia Pacific Auto Sales Division BYD Auto. Syarat-syarat administrasi dan regulasi yang diperlukan katanya sudah beres semua.
“Kami sudah memenuhi komitmen kami,” ujar Liu Xueliang.
“Pada akhir 2025, akhirnya kami telah mendapatkan sertifikasi untuk pabrik BYD Subang.”
Pernyataan itu dia sampaikan di Zhengzhou, China, Kamis lalu, dalam sebuah pertemuan dengan wartawan Indonesia. Dengan landasan hukum yang sudah kuat, sekarang fokusnya beralih ke persiapan teknis. Dan semangatnya satu: percepatan.
Liu mengaku perusahaan tak mau berlama-lama. “Kami sebenarnya sudah menjadwalkan itu dan ingin mempercepat semua prosesnya,” lanjutnya.
“Saya yakin setiap proses, akselerasi, pengetesan, dan persiapan akhir yang dilakukan, kami optimistis untuk melihat model pertama yang akan diproduksi.”
Optimisme itu punya dasar. Progres pembangunan dan kalibrasi fasilitas diklaim berjalan mulus, bahkan lebih cepat dari rencana. Targetnya pun jelas dan tegas: kuartal pertama tahun 2026.
Artikel Terkait
Iran Tegaskan Penolakan Negosiasi dengan AS, Bantah Laporan Pembukaan Dialog
BMKG Pastikan Gerhana Bulan Total Terlihat di Indonesia pada 3 Maret 2026
Baku Tembak di Nabire, Aparat Sita Ratusan Amunisi dan Puluhan Juta Rupiah
Inflasi Februari 2026 Capai 0,68%, Didorong Kenaikan Harga Pangan