Jakarta Operasi Ketupat bakal digelar lagi tahun depan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengumumkan jadwalnya: mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ribuan personel gabungan akan diterjunkan. Rencana ini disampaikan Sigit dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin lalu.
Nah, tahun ini taglinenya cukup hangat: ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia.’ Menurut Sigit, operasi akan lebih mengedepankan langkah pencegahan. Penegakan hukum tetap jalan, tapi diupayakan seminimal mungkin.
“Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujarnya.
Soal jumlah personel, siap-siap dengar angka yang besar. Ada 161.000 orang gabungan dari Polri, TNI, hingga instansi terkait lainnya. Mereka semua dikerahkan untuk mengamankan dan melayani arus mudik dan balik Lebaran.
“Terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” tambah Sigit.
Di sisi lain, persiapan fisik juga sudah matang. Polri menyiapkan 2.746 posko yang bakal tersebar di seluruh Indonesia. Fungsinya beragam. Sebanyak 1.624 posko, misalnya, akan fokus pada pengamanan sekaligus jadi pusat informasi dan pengatur arus lalu lintas.
Lalu, ada 779 posko lain yang khusus untuk pelayanan. Ini jadi tempat istirahat buat pengemudi yang kelelahan di jalan. Sementara 343 posko terpadu akan berperan sebagai pusat kendali operasi.
“Tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik,” jelasnya.
Yang jadi perhatian petugas nanti tak cuma jalanan. Sigit menyebut ada 185.608 objek pengamanan yang masuk daftar pantauan. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, sampai terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara. Semuanya harus diawasi ekstra selama periode mudik itu.
Semua persiapan ini, ujung-ujungnya, cuma satu tujuannya: memastikan perjalanan pulang kampung berjalan lancar dan aman untuk semua.
Artikel Terkait
Iran Buka Akses Penuh Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata Lebanon Berlangsung
Kedatangan Patrick Kluivert ke Jakarta Banjir Sambutan, Latihan Barcelona Legends Terganggu
Kemenkes Luncurkan Sistem Pelabelan Nutri-Level untuk Kendalikan Gula, Garam, dan Lemak
Unpad Nonaktifkan Guru Besar Diduga Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswi Pertukaran