Lantas, berapa besar kuota impor yang akan dialokasikan untuk swasta tahun ini? Di sinilah Bahlil memilih untuk tidak merinci. Dia enggan menyebut angka pastinya.
"Untuk swasta, tetap kuota impornya kita berikan. Tetapi kita lagi hitung range-nya berapa kepada masing-masing badan usaha swasta. Karena kapasitas produksi di Pertamina pun belum mencukupi terhadap konsumsi permintaan yang ada," jelasnya.
Di sisi lain, proses teknisnya sudah berjalan. Laode Sulaeman, Dirjen Migas Kementerian ESDM, yang hadir dalam kesempatan sama, mengonfirmasi bahwa surat pemberitahuan terkait kuota impor 2026 telah dikirim ke para operator SPBU swasta.
"Proses distribusi sedang berjalan. Kan kemarin juga ditutupi pada saat Nataru, terbukti bisa terpenuhi juga," kata Laode, merujuk pada kelancaran pasokan selama periode libur akhir tahun.
Artikel Terkait
Alpukat: Rahasia Usus Sehat yang Tersembunyi di Balik Rasa Creamy
Ketika Semua Orang Sok Tahu: Mengapa Pakar Tak Lagi Dianggap di Era Digital
Justin Hubner Akui Gaya Mainnya Terlalu Inggris untuk Eredivisie
Serikat Guru AS Tinggalkan X, Protes Konten AI Seksual yang Mengerikan