Lantas, berapa besar kuota impor yang akan dialokasikan untuk swasta tahun ini? Di sinilah Bahlil memilih untuk tidak merinci. Dia enggan menyebut angka pastinya.
"Untuk swasta, tetap kuota impornya kita berikan. Tetapi kita lagi hitung range-nya berapa kepada masing-masing badan usaha swasta. Karena kapasitas produksi di Pertamina pun belum mencukupi terhadap konsumsi permintaan yang ada," jelasnya.
Di sisi lain, proses teknisnya sudah berjalan. Laode Sulaeman, Dirjen Migas Kementerian ESDM, yang hadir dalam kesempatan sama, mengonfirmasi bahwa surat pemberitahuan terkait kuota impor 2026 telah dikirim ke para operator SPBU swasta.
"Proses distribusi sedang berjalan. Kan kemarin juga ditutupi pada saat Nataru, terbukti bisa terpenuhi juga," kata Laode, merujuk pada kelancaran pasokan selama periode libur akhir tahun.
Artikel Terkait
Jenazah Try Sutrisno Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa Sebelum Dimakamkan di Kalibata
Hizbullah Luncurkan Rudal ke Israel, Balasan Serang Wilayah Lebanon
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD
Ali Larijani, Operator Kunci di Balik Layar Pasca Kematian Khamenei