Suasana mencekam menyelimuti Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Ponorogo, Jumat siang lalu. Empat bocah malang ditemukan tak bernyawa di sebuah jurang. Mereka pertama kali ditemukan oleh orang tua mereka sendiri, setelah sang anak tak kunjung pulang usai bermain.
Menurut sejumlah saksi, pencarian itu berakhir dengan tragedi. “Yang menemukan itu orang tua anaknya. Dua masih mengapung, dua lainnya masih di dalam begitu,” ujar Sumaji, seorang tetangga korban, pada Sabtu (7/2/2026). Ia menambahkan, keempat bocah itu ditemukan sekitar pukul 11 siang, tepat sebelum waktu salat Jumat.
Korban adalah tiga anak perempuan berinisial JN (7), AP (4), SK (4), dan seorang anak laki-laki bernama Alwi (4). Mereka ditemukan di lokasi yang cukup terpencil.
Perangkat Desa Sidoharjo, Suwarto, menjelaskan lebih detail soal tempat itu. Lokasinya berada di bawah bukit, sebuah jurang yang masuk wilayah dukuh setempat. “Jaraknya sekitar 500 meter dari rumah warga,” katanya.
Ia menegaskan bahwa tempat itu bukan sungai. Tidak ada aliran air. Hanya sebuah jurangan dengan tebing di kanan-kirinya. “Ndak dalam sebetulnya. Bukan sungai, juga nggak ngalir, nggak lebar, cuma jurangan. Kedalamannya sekitar 150 cm,” papar Suwarto.
Artikel Terkait
Anak 10 Tahun Penderita Epilepsi Kejang di Pantai Anyer, Tim Medis Polisi Sigap Beri Pertolongan
Panglima TNI Ambil Alih Langsung BAIS Usai Dugaan Keterlibatan Personel dalam Kasus Kontras
Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Jalur Mudik Berlanjut Lewat KRYD
Arus Balik Lebaran Picu Lonjakan Lalu Lintas 202% di Tol Layang MBZ