Pembalap Aprilia, Jorge Martin, semakin nyaman di puncak klasemen sementara MotoGP setelah meraup 32 poin di seri Inggris. Kemenangan pada sprint race dan posisi kedua di balapan utama membuatnya kini mengoleksi 240 poin, sekaligus memperlebar jarak dari pesaing terdekatnya, Marc Marquez.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Martin setelah jeda tengah musim selama sebulan. Ia berhasil memanfaatkan momentum dengan tampil konsisten di Sirkuit Silverstone, sementara rival-rivalnya justru kehilangan poin berharga.
Rekan setim Martin, Marco Bezzecchi, juga menunjukkan kebangkitan. Finis ketiga di kedua sesi balapan membuatnya mengantongi 23 poin dan melesat ke peringkat kedua klasemen dengan total 209 poin. Bezzecchi kini menjadi ancaman serius bagi persaingan gelar juara.
Sebaliknya, Marc Marquez harus menelan pil pahit. Sebelum jeda musim, ia sempat mendominasi dengan memenangi tiga dari empat seri terakhir. Namun, performanya di Inggris jauh dari harapan: finis kesembilan di sprint race dan ketujuh di balapan utama. Hasil itu hanya memberinya tambahan 10 poin, sehingga ia tertahan di posisi keempat dengan 200 poin.
Persaingan di papan atas kian ketat. Ai Ogura dari Trackhouse menempati peringkat ketiga dengan 203 poin setelah finis kedua di sprint race, meski gagal menyelesaikan balapan utama. Sementara itu, kemenangan di balapan utama Inggris diraih oleh rekan setim Ogura, Raul Fernandez.
Para pembalap akan kembali bertarung di MotoGP Aragon pada 30 Agustus mendatang. Dengan selisih poin yang masih tipis di posisi kedua hingga keempat, persaingan menuju gelar juara dipastikan semakin menarik.
Artikel Terkait
Jorge Martin Kokoh di Puncak Klasemen MotoGP 2026 Jelang Seri Aragon
Marc Marquez Sebut Pedro Acosta Calon Pemimpin Generasi Baru MotoGP
Daftar Gaji Tertinggi Pembalap MotoGP 2026, Marc Marquez di Puncak
Carlo Pernat Yakin Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2026