"Warga AS harus mengantisipasi pemadaman internet berkelanjutan, merencanakan cara komunikasi alternatif, dan, jika aman untuk melakukannya, mempertimbangkan untuk meninggalkan Iran melalui jalur darat ke Armenia atau Turki," bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan Senin (12/1/2026).
Bagi mereka yang terkendala kondisi dan tak bisa segera hengkang, imbauannya lebih spesifik. Pihak kedutaan menyarankan untuk segera menyiapkan tempat aman, lengkap dengan stok makanan, air, dan obat-obatan yang memadai. Persiapan untuk skenario terburuk, kelihatannya.
Jadi, ancaman Trump ini punya dua sisi. Satu sisi berupa pukulan ekonomi lewat tarif tinggi, sisi lain adalah evakuasi warga negaranya. Keduanya menggambarkan eskalasi ketegangan yang makin nyata antara Washington dan Tehran. Apa langkah Iran selanjutnya? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Bernardo Tavares Kagumi Atmosfer Harmonis Suporter Meski Persebaya Dibantai Persija
Pemerintah Siapkan Layanan Haji Inklusif untuk Lansia dan Disabilitas pada 2026
PSSI Godok Format Baru Piala Presiden 2026, Libatkan Seluruh Pemerintah Daerah
Geopolitik Global Paksa New Found Glory dan The Story So Far Batal Tampil di Hammersonic 2026