"Warga AS harus mengantisipasi pemadaman internet berkelanjutan, merencanakan cara komunikasi alternatif, dan, jika aman untuk melakukannya, mempertimbangkan untuk meninggalkan Iran melalui jalur darat ke Armenia atau Turki," bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan Senin (12/1/2026).
Bagi mereka yang terkendala kondisi dan tak bisa segera hengkang, imbauannya lebih spesifik. Pihak kedutaan menyarankan untuk segera menyiapkan tempat aman, lengkap dengan stok makanan, air, dan obat-obatan yang memadai. Persiapan untuk skenario terburuk, kelihatannya.
Jadi, ancaman Trump ini punya dua sisi. Satu sisi berupa pukulan ekonomi lewat tarif tinggi, sisi lain adalah evakuasi warga negaranya. Keduanya menggambarkan eskalasi ketegangan yang makin nyata antara Washington dan Tehran. Apa langkah Iran selanjutnya? Kita tunggu saja.
Artikel Terkait
Zahra Muzdalifah Bocorkan Resep Pelatih Ideal untuk Garuda Pertiwi
Gelombang Aduan Konsumen Online Tembus Rp18,1 Miliar di 2025
Surat Harapan Nusyifa untuk Prabowo di Tengah Peresmian Sekolah Rakyat
Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja Transportasi Mulai 2026