WASHINGTON - Ancaman terbaru dari mantan Presiden AS Donald Trump datang lewat media sosialnya. Kali ini, targetnya adalah negara mana pun yang masih berani menjalin hubungan bisnis dengan Iran. Trump tak main-main: ia mengancam akan mengenakan tarif masuk sebesar 25 persen untuk setiap barang impor dari negara tersebut ke Amerika Serikat.
“Berlaku segera, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif 25 persen untuk setiap dan semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat," tulis Trump di akun Truth Social-nya, Selasa (17/1/2026).
Pernyataannya terkesan final dan mengikat. Meski begitu, detail waktu pemberlakuannya tak disebutkan secara gamblang. Ancaman ekonomi ini bukan datang tiba-tiba. Sebelumnya, Trump sudah melemparkan ancaman militer ke Iran, menyusul gelombang demonstrasi besar yang dikabarkan terus menelan korban jiwa di negara tersebut. Situasinya memang memanas.
Di sisi lain, langkah-langkah praktis sudah mulai diambil oleh pemerintah AS. Lewat Kedutaan Besar Virtual AS untuk Iran, peringatan keras dikeluarkan untuk warga Amerika yang masih berada di sana. Intinya: segera pergi.
Artikel Terkait
Zahra Muzdalifah Bocorkan Resep Pelatih Ideal untuk Garuda Pertiwi
Gelombang Aduan Konsumen Online Tembus Rp18,1 Miliar di 2025
Surat Harapan Nusyifa untuk Prabowo di Tengah Peresmian Sekolah Rakyat
Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja Transportasi Mulai 2026