Namun begitu, capaian itu tak lantas membuat pemerintah berpuas diri. Dalam rapat, dibahas sejumlah langkah konkret untuk memperkuat fondasi. Fokusnya ada pada dua hal besar: infrastruktur dan kemudahan akses.
"Konektivitas antar bandara akan didorong, beberapa bandara baru mulai dibuka. Program ini harus dilakukan bersama antara pemerintah pusat dan daerah,"
tutur Airlangga. Ia juga menyebut soal evaluasi kebijakan visa kunjungan untuk wisatawan asing, sebagai upaya penyederhanaan.
Jadi, target 16 hingga 17,6 juta wisman di 2026 bukan sekadar wacana. Ada peta jalan yang sedang disiapkan, meski tantangan di lapangan pasti selalu ada. Semua bergantung pada eksekusi dan kolaborasi nyata antar kementerian. Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Emas Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram, Harga Buyback Ikut Naik
Kia Resmi Transformasi, Siapkan Babak Baru di Indonesia
RUU Kontroversial: Anggota Kongres Usulkan Kekuasaan untuk Trump Caplok Greenland
Ibu Kota Terendam: 28 Lingkungan dan 6 Ruas Jalan Masih Digenangi Banjir