Uni Emirat Arab berhasil menangkis serangan besar-besaran dari Iran. Negeri Teluk itu melaporkan telah mencegat ratusan rudal dan drone yang diluncurkan ke wilayahnya, sebagai bagian dari serangan balasan Teheran.
Menurut keterangan resmi, dari total 137 rudal dan 209 drone yang ditembakkan, sebagian besar berhasil dihancurkan atau dinetralkan di udara. Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi soal korban jiwa akibat rentetan serangan tersebut. Situasinya masih berkembang.
Kementerian terkait di UEA menegaskan kesiapan penuh mereka.
“Kementerian menyatakan bahwa pihaknya berada dalam keadaan siaga tinggi dan siap menghadapi ancaman apa pun. Semua langkah yang diperlukan telah diambil untuk menghadapi dengan tegas segala sesuatu yang bertujuan mengganggu keamanan dan stabilitas negara. Keselamatan warga negara, penduduk, dan pengunjung merupakan prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan,”
Begitu bunyi pernyataan mereka, seperti dilansir AFP, Minggu lalu.
Meski pertahanan udara diklaim efektif, dampak serangan tetap terasa. Di Dubai, puing-puing dari sebuah drone yang berhasil dicegat jatuh dan memicu kebakaran kecil. Lokasinya cukup mengejutkan: fasad luar Burj Al Arab, hotel mewah ikonis yang berbentuk seperti layar kapal.
Otoritas Dubai lewat akun media sosialnya mengonfirmasi kejadian itu.
“Pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa sebuah drone dicegat dan puing-puingnya menyebabkan kebakaran kecil di fasad luar Burj Al Arab.”
Syukurlah, api bisa dipadamkan dengan cepat. Tim Pertahanan Sipil langsung bergerak dan mengendalikan situasi. Tidak ada korban luka-luka, apalagi jiwa, dari insiden di hotel tersebut.
Serangan Iran ini bukan datang tiba-tiba. Aksi ini adalah respons terhadap serangan AS dan Israel ke wilayah Iran sehari sebelumnya, tepatnya Sabtu pagi waktu setempat. Balasan Iran difokuskan pada sejumlah pangkalan militer AS yang berada di kawasan Timur Tengah, dengan UEA menjadi salah satu sasarannya.
Suasana di Dubai kini sudah normal kembali. Tapi peristiwa ini jelas meninggalkan bekas, sekaligus menunjukkan betapa panasnya ketegangan di kawasan itu akhir-akhir ini.
Artikel Terkait
Ibas Soroti Potensi Ekonomi dan Tantangan Industri Kreatif di Forum Museum Nasional
Empat Kandidat Juara Liga Champions 2026 Siap Bertarung di Babak Semifinal
Wamen Dalam Negeri: Program Strategis Nasional Harus Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Mendagri Beri Tenggat Satu Pekan untuk Pendataan Huntap Korban Bencana Sumatera