Grizzlies dan Warriors Bentrok dalam Kondisi Pincang di Lanjutan NBA

- Kamis, 26 Februari 2026 | 00:45 WIB
Grizzlies dan Warriors Bentrok dalam Kondisi Pincang di Lanjutan NBA

Kondisi Memphis Grizzlies dan Golden State Warriors lagi enggak ideal. Mereka bakal bentrok di FedEx Forum, Kamis pagi WIB, dalam lanjutan NBA 2025/2026. Keduanya lagi pincang, digerogoti cedera pemain-pemain penting. Performa? Sudah pasti bakal terdampak.

Di Memphis, masalahnya terletak di garis depan. Mereka kekurangan big man. Zach Edey dan Brandon Clarke, dua center andalan, masih terparkir di bangku cedera. Kepergian Jaren Jackson Jr. ke Utah Jazz belum lama ini bikin situasi makin runyam. Ya, benar-benar periode sulit bagi mereka.

Dampaknya langsung terlihat di lapangan. Grizzlies kalah enam dari tujuh laga terakhir. Mereka kewalahan menguasai papan, kalah rebound hampir di setiap pertandingan. Lihat saja kekalahan 114-123 dari Kings, mereka kalah rebound 37-45. Dua hari sebelumnya, Miami Heat juga menghajar mereka dengan skor 120-136.

Pelatih Tuomas Iisalo pun mengakui kelemahan itu.

Tim kami kehilangan keunggulan di area dalam,

katanya. Situasi makin parah dengan absennya Ja Morant karena cedera siku. Cedric Coward dan Santi Aldama juga belum bisa turun, lengkap sudah masalah mereka.

Di sisi lain, Warriors juga tak kalah babak belur. Stephen Curry, sang megabintang, belum kembali sejak cedera lutut akhir Januari lalu. Jimmy Butler sudah dipastikan absen hingga musim berakhir. Kristaps Porzingis pun masih berjuang melawan sakit yang dideritanya.

Namun begitu, tim asal Bay Area itu masih sempat menunjukkan taring. Mereka mencetak kemenangan impresif atas Denver Nuggets sebelum akhirnya ditundukkan New Orleans Pelicans dengan skor yang tipis. Jadi, meski goyah, semangat bertarung mereka masih menyala.

Laga nanti jelas bukan pertarungan dua tim dalam kondisi prima. Ini lebih seperti duel ketahanan: siapa yang bisa bertahan lebih baik dengan sisa pasukan yang ada. Yang jelas, pertandingan di Memphis nanti bakal seru, meski mungkin dengan kualitas yang sedikit berbeda.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar