Bangun tidur seharusnya menjadi momen untuk merasakan kesegaran tubuh, tetapi tidak sedikit orang yang justru mengeluhkan badan pegal, kaku, atau lemas saat membuka mata di pagi hari. Kondisi ini kerap mengganggu kenyamanan dan produktivitas sepanjang hari. Untuk mengatasinya, sejumlah gerakan peregangan sederhana dapat dilakukan sebelum maupun setelah bangun tidur guna mengembalikan kelenturan otot dan melancarkan sirkulasi darah.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, membagikan beberapa gerakan yang dapat membantu tubuh terasa lebih ringan dan rileks saat memulai hari. Tips tersebut ia sampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Gerakan pertama yang dianjurkan adalah menekuk lutut hingga mendekati dada dan menahannya selama sekitar 30 detik.
“Tarikan ini melebarkan celah ruas tulang belakang biar tekanan di punggung bawah berkurang dan terasa rileks,” kata dr. Cecep.
Gerakan berikutnya adalah mengangkat panggul ke atas lalu menahannya selama kurang lebih lima detik. Latihan ini dianjurkan dilakukan sebanyak sepuluh kali sebelum maupun sesudah bangun tidur. Menurut dr. Cecep, kontraksi pada otot gluteus di bokong dapat mengambil alih beban dari pinggang sekaligus melancarkan sirkulasi di area panggul.
Sementara itu, gerakan ketiga yang disarankan adalah memutar tubuh dengan merentangkan kedua tangan dan menjatuhkan lutut ke sisi kanan dan kiri secara bergantian. “Tahan tiap sisi tiga detik saja, lakukan bolak-balik selama satu menit. Putaran pelan ini memberi peregangan di otot pinggang, sekaligus memicu saraf parasimpatis buat menurunkan detak jantung biar badan makin tenang,” tuturnya.
Menurut dr. Cecep, ketiga gerakan tersebut sebaiknya diulang hingga tiga kali dalam satu sesi agar manfaatnya lebih optimal. Jika dilakukan secara rutin, tubuh akan terasa lebih segar saat bangun tidur dan kelenturan punggung dapat terjaga dalam jangka panjang. “Ulangi dari awal sampai tiga kali ya. Rutin lakukan ini bikin badan lebih enteng pas melek, plus bantu jaga mobilitas atau kelenturan punggung buat jangka panjang,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Bus Shalawat Kembali Beroperasi Penuh di Makkah Setelah Sempat Tertunda 12 Jam
Ziva Magnolya Kejutkan Penonton Java Jazz 2026 dengan Lagu Legendaris ‘Spain’
Vilmei Buka Suara soal Putus dari Willie Salim, Singgung soal Kurang Dihargai
Dokter Tegaskan Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda, Pemberiannya Sesuai Risiko Perjalanan