Qatar Kecam Serangan Rudal Iran, Sebut Langgar Kedaulatan dan Ancam Stabilitas Kawasan

- Minggu, 01 Maret 2026 | 06:00 WIB
Qatar Kecam Serangan Rudal Iran, Sebut Langgar Kedaulatan dan Ancam Stabilitas Kawasan

Ledakan keras mengguncang langit malam di Doha. Tak lama setelahnya, peringatan darurat berdering di ponsel-ponsel warga. Qatar, negara yang kerap menjadi tuan rumah diplomasi, justru menjadi sasaran.

Pemerintah Qatar tak tinggal diam. Mereka melayangkan kecaman keras terhadap Iran, menyebut serangan rudal balistik itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatannya. Menurut mereka, ini bukan cuma soal keamanan nasional, tapi ancaman serius buat stabilitas kawasan yang sudah rapuh.

Begitu bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Qatar, Sabtu (28/2/2026). Mereka menegaskan punya hak penuh untuk membalas. Respons, kata mereka, akan dilakukan secara proporsional sesuai hukum internasional untuk membela kedaulatan dan melindungi kepentingan nasional.

Namun begitu, nada pernyataan itu tak sepenuhnya penuh amarah. Doha masih menyisipkan catatan tentang diplomasi. Mereka mengingatkan bahwa selama ini mereka termasuk yang konsisten mendorong dialog dengan Tehran. Menurut Qatar, penyelesaian damai tetap jadi jalan terbaik untuk mencegah situasi makin runyam.

"Penargetan wilayah Qatar bertentangan dengan prinsip bertetangga baik," tulis pernyataan itu lagi. "Dan tidak bisa diterima dengan dalih apapun."

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar