Suzuki S-Presso Berubah Jadi Mini Jimny, Pedagang Bali Pasang Harga Rp 188 Juta

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:36 WIB
Suzuki S-Presso Berubah Jadi Mini Jimny, Pedagang Bali Pasang Harga Rp 188 Juta

Suzuki S-Presso itu kan biasanya dikenal sebagai city car mungil. Desainnya? Yah, selalu bikin orang pro-kontra. Tapi coba lihat yang satu ini. Di tangan Surya Kartika, seorang pedagang mobil bekas dari Denpasar, mobil kecil itu berubah total. Ia mengusung konsep mini Jimny, dan hasilnya jauh dari kesan 'biasa'.

Basisnya adalah S-Presso tahun 2023 yang dibeli dalam kondisi bekas. Bagi Surya, mobil ini jadi proyek pribadi untuk mengeksplorasi lebih jauh potensi modifikasinya. Tampilan standar pabrikan, menurutnya, masih punya banyak ruang untuk diutak-atik.

Inspirasinya datang dari karya Gofar Hilman, lewat bodykit GH Style. Surya merasa pendekatan itu bisa mengubah karakter S-Presso secara signifikan.

"Saya sependapat dengan Gofar. Ingin mengubah tampang S-Presso yang sering saya dengar kurang ganteng, jadi lebih proper dan enak dilihat," ujar Surya.

"Konsepnya terinspirasi dari modifikasi yang sudah ia lakukan sebelumnya."

Jadi, seperti apa wujudnya? Perubahan paling mencolok ya di eksterior. Wajah mobil dirombak habis-habisan demi menciptakan karakter SUV kompak yang tegas.

"Iya, modifikasinya dibikin mini Jimny. Ubahan paling besar memang di eksterior, saya pure merombak tampang S-Presso dari grille, kap mesin, lampu sampai bumper," jelasnya.

Untuk memperkuat kesan gagah, Surya menambahkan fender yang membuat bodi terlihat lebih berotot. Velg diganti dengan HSR KLG ukuran ring 14. Namun begitu, bagian interior sengaja dibiarkan apa adanya, masih standar pabrik.

"Penambahan fender juga saya lakukan supaya kesan gagah dari Jimny makin terasa. Velg saya ganti ke HSR KLG 14, interior masih standar," katanya.

Meski penampilan berubah drastis, jangan tanya soal mesin. Sektor mekanis ini sengaja tidak disentuh. S-Presso ini masih mengandalkan mesin dan transmisi AGS standar dari pabrikan.

"Untuk mesin masih standar S-Presso dengan transmisi AGS-nya," ucap Surya.

Lalu, berapa biaya yang dikeluarkan? Surya mengaku merogoh kocek sekitar Rp 40 jutaan untuk seluruh proses modifikasi. Pengerjaannya sendiri makan waktu cukup lama, sekitar dua setengah bulan, mulai akhir Juli dan baru rampung di awal Oktober.

"Total biaya modifikasi kira-kira Rp 30 sampai 40 juta, pengerjaan sekitar 2,5 bulan," pungkasnya.

Dan rencananya, mobil hasil kreasi ini akan dilego. Harganya? Dipasang di angka Rp 188 juta. Tapi kata Surya, masih bisa nego.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar