Di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, Kamis lalu, aktivitas bongkar muat terlihat cukup sibuk. KRI Banda Aceh (BAC-593) bersandar, dan satu per satu material alat berat mulai diturunkan ke darat. Operasi ini bukan latihan militer biasa, melainkan bagian dari upaya nyata TNI AL mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra.
Menurut sejumlah saksi, debarkasi yang dipimpin Letkol Laut (P) Yanuar Rizky Widjaya itu berjalan lancar. Materialnya sendiri tak cuma alat berat, tapi juga logistik dan bahan-bahan lain yang sangat dibutuhkan untuk kondisi darurat. Intinya, semua dikerahkan untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur yang rusak.
Dalam keterangan tertulisnya, Dispenal TNI AL menegaskan hal ini.
Artikel Terkait
OJK Panggil Manajemen MTF Terkait Dugaan Kekerasan Debt Collector
Masjid Bergaya Kelenteng di Jakarta Timur, Kisah Perjalanan Spiritual Sang Pendiri
Ketua DPRD DKI Nilai Anggaran Belum Efektif Tekan Pengangguran yang Picu Kriminalitas
Penganiaya Pegawai SPBU yang Mengaku Jenderal Ternyata Karyawan Rental dan Pengguna Narkoba