Di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, Kamis lalu, aktivitas bongkar muat terlihat cukup sibuk. KRI Banda Aceh (BAC-593) bersandar, dan satu per satu material alat berat mulai diturunkan ke darat. Operasi ini bukan latihan militer biasa, melainkan bagian dari upaya nyata TNI AL mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra.
Menurut sejumlah saksi, debarkasi yang dipimpin Letkol Laut (P) Yanuar Rizky Widjaya itu berjalan lancar. Materialnya sendiri tak cuma alat berat, tapi juga logistik dan bahan-bahan lain yang sangat dibutuhkan untuk kondisi darurat. Intinya, semua dikerahkan untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur yang rusak.
Dalam keterangan tertulisnya, Dispenal TNI AL menegaskan hal ini.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp41 Triliun, NPL Tetap di Bawah 1%
Atlet SEA Games Dapat Bonus Miliaran, BRI Bimbing Mereka Kelola Keuangan
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Jalan Terputus di Aceh dan Sumut Mulai Dibuka
Harga Emas Antam Melonjak Rp7.000, Sentuh Rp2,5 Juta per Gram