Di Dermaga Krueng Geukeuh, Lhokseumawe, Kamis lalu, aktivitas bongkar muat terlihat cukup sibuk. KRI Banda Aceh (BAC-593) bersandar, dan satu per satu material alat berat mulai diturunkan ke darat. Operasi ini bukan latihan militer biasa, melainkan bagian dari upaya nyata TNI AL mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra.
Menurut sejumlah saksi, debarkasi yang dipimpin Letkol Laut (P) Yanuar Rizky Widjaya itu berjalan lancar. Materialnya sendiri tak cuma alat berat, tapi juga logistik dan bahan-bahan lain yang sangat dibutuhkan untuk kondisi darurat. Intinya, semua dikerahkan untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur yang rusak.
Dalam keterangan tertulisnya, Dispenal TNI AL menegaskan hal ini.
Artikel Terkait
KPK Beberkan Pengembalian Rp 100 Miliar Terkait Kasus Kuota Haji
Kemnaker Tegaskan: Kabar Cairnya BSU 2026 Masih Hoaks, Waspada Penipuan!
Operasi SAR KM Putri Sakinah Ditutup, Satu Korban Warga Spanyol Masih Hilang
BMW Tercoreng Lesunya Pasar AS dan China di Kuartal Akhir 2025