Nah, upaya seperti ini sebenarnya masuk dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP). TNI AL pun berjanji bakal terus bersinergi dengan pemda dan berbagai pihak terkait. Sinergi itu dianggap kunci agar bantuan kemanusiaan benar-benar tepat sasaran.
Di sisi lain, debarkasi di Krueng Geukeuh ini juga punya makna strategis. Ia merupakan implementasi langsung dari program yang digaungkan KSAL Laksamana Muhammad Ali, yang ingin memperkuat peran TNI AL dalam misi-misi kemanusiaan. Dengan titik bongkar muat yang tepat, distribusi bantuan ke daerah terdampak diharapkan jadi lebih optimal.
Pada akhirnya, yang paling penting adalah manfaatnya langsung terasa oleh masyarakat. Ketika alat berat dan logistik itu sampai, proses membangun kembali daerah yang luluh lantak pun bisa segera dimulai.
Artikel Terkait
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42
Malut United Kalah 2-3 dari Persija, Pelatih Apresiasi Semangat Juang Pemain
Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Dikejar Warga hingga Rusak