Soal penonton, kapasitas awal diproyeksikan untuk 110 ribu orang. Tapi rencananya, angka itu akan dinaikkan menjadi 140 ribu. Kalau sudah begitu, event di Madrid ini dipastikan bakal jadi salah satu yang terbesar dan paling ramai di kalender F1.
Hal lain yang jadi nilai plus adalah aksesnya yang super mudah. Cuma butuh lima menit dari Bandara Madrid-Barajas Adolfo Suarez. Penonton juga bisa naik Metro, kereta, atau angkutan umum lainnya tanpa ribet. Pokoknya, sangat terhubung.
Di sisi lain, kehadiran balapan kelas dunia ini jelas membawa angin segar bagi perekonomian setempat. Dampaknya diperkirakan cukup signifikan, mulai dari peningkatan Produk Domestik Bruto hingga penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Acara ini, yang kami perkirakan akan disaksikan secara global oleh 70 juta orang, akan mewakili peningkatan lebih dari 450 juta Euro dalam PDB Madrid per tahun dan menciptakan 8.200 lapangan kerja,”
kata Isabel Diaz Ayuso, President of the Region of Madrid.
Perlu dicatat, kehadiran F1 Madrid nanti bukan berarti menggantikan seri di Catalunya. Keduanya akan berjalan beriringan sebagai pelengkap. Namun begitu, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Saat ini, proses homologasi oleh FIA dan finalisasi desain akhir sirkuit masih terus berjalan. Semuanya harus sempurna sebelum lampu start benar-benar padam pada 2026.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Investor Asing Justru Borong Saham dan SRBI
Indro Warkop Prihatin: Pelaporan Pandji ke Polisi Dinilai Kemunduran Cara Berpikir
Ganjar Tegaskan PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD
Persija Siap Hantam Persib di GBLA, Perebutan Puncak Klasemen Taruhannya