Di sisi lain, ia membeberkan target nyata program MBG untuk tahun 2026. Pemerintah menargetkan pembangunan 19 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di seluruh Indonesia. Ribuan titik layanan itu nantinya diharapkan bisa menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat. Angka yang tidak kecil.
Retret di Bogor itu sendiri, menurut Prasetyo, tak cuma membahas MBG. Ada juga evaluasi untuk program lain, seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG). Catatannya, layanan CKG sudah dimanfaatkan oleh sekitar 70 juta warga.
“Retret pemerintah ini dimaknai sebagai pembekalan dari Bapak Presiden kepada seluruh jajaran kabinet,” katanya, merinci agenda pertemuan. “Dimulai dengan evaluasi seluruh program pemerintah, baru kemudian dilanjutkan di awal tahun.”
Jadi, meski usulan untuk memperluas sasaran MBG belum langsung diakomodasi, pintu dialog tampaknya masih terbuka lebar. Semuanya kembali pada kajian dan pertimbangan pemerintah ke depannya.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Batas Utang 40% PDB dan Defisit 3% Sesuai Arahan Presiden
KAI Daop 1 Jakarta Peringatkan Masyarakat Soal Penipuan Rekrutmen di TikTok
Pemerintah Siapkan Pusat Finansial Khusus untuk Tarik Investasi Asing di Tengah Gejolak Global
BPKH Salurkan Rp12,92 Triliun untuk Persiapan Biaya Haji 2025