Bantuan 10 Ton MNC Peduli Sampai di Aceh Tamiang, Warga Banjir Bandang Tersenyum Kembali

- Jumat, 09 Januari 2026 | 21:05 WIB
Bantuan 10 Ton MNC Peduli Sampai di Aceh Tamiang, Warga Banjir Bandang Tersenyum Kembali

Jumat lalu, suasana di Desa Bengkelang, Aceh Tamiang, sedikit terangkat. Pasalnya, bantuan dari MNC Peduli akhirnya tiba juga di lokasi. Bantuan sebanyak 10 ton itu disalurkan langsung kepada warga yang masih berjuang pulih dari dampak banjir bandang.

Syafril Nasution, Wakil Ketua Umum MNC Peduli, turun sendiri menyerahkan bantuan. Dia bahkan menyempatkan diri mendatangi rumah-rumah warga, mendengar langsung keluhan mereka. Menurut sejumlah saksi, kehadiran tim ini cukup membawa angin segar bagi masyarakat yang masih trauma.

Isi bantuannya sendiri beragam. Mulai dari kebutuhan pokok seperti beras dan air mineral, hingga barang-barang penunjang seperti kasur, tikar, dan losion. Ada juga makanan siap saji untuk kebutuhan darurat.

Syafril menjelaskan bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban sekitar seribu warga terdampak.

"Kami turun ke sini untuk memberi bantuan langsung. Seperti yang bisa dilihat, ada makanan, selimut, kasur tikar, dan air mineral. Jumlahnya cukup banyak, semoga bisa berguna," ujar Syafril di lokasi.

Dia juga menyampaikan doa agar kondisi warga cepat pulih dan kehidupan bisa kembali normal seperti sedia kala.

"Intinya, semoga semua yang kami bawa ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat Aceh Tamiang," tambahnya.

Di sisi lain, Syafril menegaskan komitmen organisasinya tidak berhenti di sini. MNC Peduli, katanya, akan terus bergerak membantu korban bencana di berbagai wilayah Sumatera. Rupanya, ini bukan aksi pertama mereka.

Sebelumnya, bantuan serupa sudah bergilir disalurkan ke beberapa provinsi.

"Kami lakukan secara bertahap. Pertama di Sumatera Utara, lalu dua minggu lalu di Sumbar. Hari ini di Aceh Tamiang, rencananya akan ada di 4 sampai 5 titik di sini," jelas Syafril.

Dengan langkah ini, harapannya beban warga bisa sedikit terkurangi. Proses pemulihan pascabencana memang panjang, tapi bantuan nyata seperti ini tentu sangat berarti di tengah situasi yang sulit.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar