Iran Perbarui Data Korban Tewas, 3.400 Orang Gugur dalam Konflik dengan AS dan Israel

- Minggu, 19 April 2026 | 07:35 WIB
Iran Perbarui Data Korban Tewas, 3.400 Orang Gugur dalam Konflik dengan AS dan Israel

Angka korban jiwa dalam perang dengan Amerika Serikat dan Israel kembali diperbarui oleh Iran. Yayasan Martir dan Urusan Veteran, sebuah lembaga negara, menyebut total yang tewas kini mencapai 3.400 orang. Jumlah ini naik dari data sebelumnya.

Pengumuman itu keluar di tengah jeda sementara, gencatan senjata yang berlangsung sekitar dua pekan. Konflik sendiri sudah berkecamuk sejak akhir Februari lalu.

Kepala Yayasan, Ahmad Mousavi, memberikan pernyataan resmi. Menurutnya, ada 3.468 "martir... yang gugur selama konflik baru-baru ini."

Sebelumnya, data dari Kepala Organisasi Kedokteran Forensik Iran per 12 April mencatat 3.375 korban tewas di wilayah Iran. Namun begitu, laporan dari pihak lain justru menunjukkan angka lebih tinggi.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS, misalnya. Pada 7 April mereka melaporkan setidaknya 3.636 orang meninggal. Rinciannya mencakup 1.701 warga sipil termasuk tak kurang dari 254 anak-anak ditambah 1.221 personel militer dan 714 orang yang statusnya belum jelas.

Di sisi lain, verifikasi independen atas angka-angka ini sangat sulit. Pembatasan pelaporan di lapangan membuat media seperti AFP tak punya akses langsung ke lokasi serangan. Mereka pun tak bisa mengonfirmasi sendiri jumlah korban di Iran.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar