Upaya penyelundupan sabu dari Malaysia ke Surabaya digagalkan oleh Bareskrim Polri. Sabu yang berhasil diamankan beratnya mencapai 12 kilogram lebih. Kejadian ini berlangsung Sabtu lalu, tepatnya di Pelabuhan Bakauheni.
Menurut sejumlah saksi, petugas dari Subdit 5 Dittipid Narkoba Bareskrim yang sedang melakukan patroli rutin di pelabuhan, mencurigai sebuah tas hitam saat melewati mesin x-ray. Dari layar, terlihat bentuk-bentuk kristal aneh tersembunyi di dalamnya. Tas itu langsung diamankan.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, memberikan penjelasan keesokan harinya.
"Dari pemeriksaan, ditemukan narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 12.263 gram, ditambah lima butir inex. Pemilik barang langsung kami amankan dan dibawa ke pos untuk interograsi awal," ujarnya.
Ternyata, rencananya cukup rumit. Tersangka yang bernama Rasad ini hendak mengantarkan barang haram itu ke Surabaya. Sabu sebanyak itu didapatkannya dari sebuah rumah kosong di Klang, Selangor, Malaysia. Semua diarahkan oleh seorang bernama Rizki.
Soal motif, Eko Hadi Santoso membeberkan detailnya.
"Tersangka mengaku diberi uang jalan Rp 3 juta. Dia dijanjikan tambahan Rp 20 juta kalau barang sampai tujuan. Janji itu datang dari Farhan, suruhan Rizki, yang mengantarnya naik speedboat dari Tanjung Balai," jelasnya.
Perjalanannya sendiri panjang dan melibatkan beberapa moda transportasi. Dari Tanjung Balai, Rasad naik travel ke Pekanbaru. Lalu dilanjutkan dengan bus menuju Bandar Lampung. Dari sana, dia naik ojek sampai ke Pelabuhan Bakauheni. Nah, di sinilah dia ketahuan. Saat melalui jalur penumpang reguler dan tasnya discan x-ray, petugas langsung menangkapnya.
Selain sabu seberat 12 kg lebih, polisi juga menyita barang bukti lain. Ada satu unit ponsel, sebuah KTP, uang tunai Rp 2 juta, dan 605 ringgit Malaysia. Semua kini diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Dua Kapal Pertamina Tertahan di Teluk Arab Imbas Ketegangan Selat Hormuz
Anak Tega Bakar Rumah Orang Tua di Deli Serdang Gara-gara Cekcok
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DKI Siapkan Langkah Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum
Spanyol, Meksiko, dan Brasil Desak AS Buka Dialog dengan Kuba Atasi Krisis