PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, atau ADRO, baru saja menggelontorkan kabar gembira bagi para pemegang sahamnya. Perusahaan ini menetapkan dividen final yang cukup besar untuk tahun buku 2025, yakni sebesar USD 197,5 juta. Keputusan ini resmi diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 17 April 2026 lalu.
Kalau dijumlah, total bagi hasil yang dibagikan ADRO untuk tahun tersebut benar-benar fantastis. Sebelumnya, mereka sudah lebih dulu membagikan dividen interim senilai USD 250 juta di pertengahan Januari 2026. Jadi, totalnya mencapai USD 447,5 juta yang mengalir dari perusahaan ke kantong investor.
Angka itu bukan sembarangan. Menurut rilis perusahaan, besaran dividen tersebut mencakup sekitar 44 persen dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk, yang nilainya sendiri tercatat USD 447,69 juta. Artinya, ADRO cukup royal membagikan hasil kinerjanya.
Di sisi lain, posisi keuangan perseroan terlihat masih sangat kuat. Saldo laba ditahan yang bebas digunakan mencapai USD 3,2 miliar, sementara total ekuitasnya menembus angka USD 5 miliar. Kondisi ini tentu memberi ruang yang nyaman untuk kebijakan dividen seperti sekarang.
Namun begitu, ada beberapa detail teknis yang masih ditunggu-tunggu pasar. Hingga berita ini diturunkan, ADRO belum mengumumkan berapa tepatnya dividen per saham yang akan diterima pemegang saham. Mereka juga belum memastikan kurs rupiah apa yang akan dipakai untuk konversi pembayaran. Dua hal ini biasanya baru diumumkan mendekati tanggal pembayaran.
Nah, untuk jadwalnya sendiri, sudah jelas dan patut dicatat oleh para investor. Berikut timeline lengkapnya:
Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 27 April 2026
Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 28 April 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai: 29 April 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai: 30 April 2026
Yang tak kalah penting, tanggal 29 April 2026 ditetapkan sebagai Recording Date atau Daftar Pemegang Saham (DPS). Sementara pembayaran dividen tunainya sendiri baru akan dilakukan pada 8 Mei 2026.
Jadi, bagi yang ingin mendapatkan hak dividen, pastikan saham sudah berada di portofolio sebelum tanggal ex-nya. Tunggu saja pengumuman resmi selanjutnya dari perusahaan.
Artikel Terkait
BFIN Alokasikan Seluruh Saham Treasuri untuk Program MESOP Karyawan
CIMB Niaga Bagikan Dividen Tunai Rp4,07 Triliun pada Mei 2026
Pemegang Saham Setujui Stock Split 1:2 Saham ITSEC Asia
ITSEC Asia Dapat Restu Pemegang Saham untuk Stock Split 1:2