PT Global Digital Niaga Tbk, yang dikenal dengan merek Blibli, membatalkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026. Keputusan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 3 Juni 2026.
Berdasarkan pengumuman resmi, perseroan telah menetapkan jadwal baru untuk RUPSLB tersebut, yaitu pada Senin, 15 Juni 2026. Rapat akan digelar di Wisma Barito Pacific II yang beralamat di Jalan Letjen S Parman Kav. 60, Slipi, Jakarta Barat.
Salah satu agenda utama dalam RUPSLB ini adalah meminta persetujuan pemegang saham terkait Program Management and Employee Stock Option Program (MESOP) serta Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau yang dikenal dengan skema private placement. Dalam rencana tersebut, Blibli berniat menerbitkan sebanyak 9,5 miliar saham baru, atau setara dengan 6,92 persen dari total modal ditempatkan dan disetor.
Rinciannya, sebanyak 4,5 miliar saham atau sekitar 3,28 persen dialokasikan untuk program MESOP. Sementara itu, hingga 5 miliar saham atau sekitar 3,64 persen akan diterbitkan melalui skema PMTHMETD. Perseroan juga mencatat masih terdapat sisa saham dari program MESOP sebelumnya yang belum dilaksanakan, yakni sebanyak 1,93 miliar saham atau sekitar 1,41 persen dari modal disetor.
Dengan demikian, secara keseluruhan porsi penerbitan saham baru, termasuk sisa program MESOP, tetap berada di bawah batas maksimum 10 persen sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.
Artikel Terkait
IHSG Terkoreksi 1,29 Persen di Awal Sesi, Dipicu Aksi Profit Taking dan Sentimen Makro Negatif
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,774 Juta per Gram, Buyback Tak Bergerak
IHSG Berpotensi Kembali Terkoreksi, Investor Asing Catat Net Sell Rp1,37 Triliun
META Bagikan Dividen Tunai Rp45,32 Miliar untuk Tahun Buku 2025