Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kejatuhan yang dalam pada perdagangan siang ini, dengan koreksi mencapai 4,13 persen atau setara 255,9 poin ke posisi 5.937. Level tersebut menjadi titik terendah yang sempat disentuh indeks pada pukul 11.00, tepatnya di angka 5.936,05. Tekanan jual yang masif terjadi sejak awal sesi, membuat IHSG kehilangan momentum penguatannya.
Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, IHSG sudah menunjukkan pelemahan sebesar 0,91 persen ke level 6.140. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 198 saham yang berhasil bertahan di zona hijau, sementara 380 saham lainnya tertekan ke zona merah, dan 381 saham tercatat stagnan. Volume transaksi awal tercatat mencapai 3,09 miliar lembar saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp2,1 triliun.
Sementara itu, mayoritas indeks unggulan juga ikut terpuruk. Indeks LQ45 melemah 0,28 persen ke level 617, indeks JII turun 0,26 persen ke 376, indeks MNC36 melemah 0,17 persen ke 269, dan IDX30 terkoreksi 0,21 persen ke posisi 348. Pelemahan ini mencerminkan tekanan yang merata di hampir seluruh lini pasar modal.
Di sisi lain, dari total sepuluh indeks sektoral yang ada, hanya empat sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yaitu sektor energi, properti, industri, dan kesehatan. Adapun sektor lainnya, seperti konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, teknologi, konsumer non-siklikal, keuangan, serta transportasi, masih terperosok dalam zona merah. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual belum mereda dan sentimen pasar masih didominasi kekhawatiran investor.
Artikel Terkait
ASDP Catat 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan Selama Libur Idul Adha 2026
Pencurian Kabel Sinyal KRL di Dua Stasiun Banten Lumpuhkan Sistem Perkeretaapian, Empat Tersangka Ditangkap
Karangan Bunga Ucapan Selamat hingga Sindiran Penuhi Kantor BGN di Tengah Penggeledahan Kejagung
Polda Riau Hadirkan Pustaka Apung dan Bantuan Sosial untuk Warga Pesisir Kepulauan Meranti